Enam Jalan Tol Dalam Kota Dapat Dana Talangan Rp 1 Triliun - Kompas.com

Enam Jalan Tol Dalam Kota Dapat Dana Talangan Rp 1 Triliun

Arimbi Ramadhiani
Kompas.com - 16/06/2017, 12:13 WIB
KOMPAS/ANTONY LEE Ilustrasi jalan tol

JAKARTA, KompasProperti - Dalam rangka menyediakan lahan untuk infrastruktur jalan tol, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan badan usaha jalan tol (BUJT).

Enam ruas jalan tol dalam kota adalah satu dari 32 proyek yang mendapat kepastian untuk ketersediaan lahan melalui dana talangan.

"Dananya dapat Rp 1 triliun. Kita baru dapat sekarang. Prioritasnya untuk 6 ruas jalan tol tahap satu, Pulo Gebang-Sunter-Semanan," ujar Direktur Utama PT Jakarta Tollroad Development Frans S Sunito di Kementerian PUPR, Jakarta, (14/6/2017).

Sejauh ini, Frans mengaku tidak tahu persis berapa luas lahan yang bisa dibebaskan dengan dana yang ada. Namun, ia nantinya pembebasan lahan bisa dilakukan 100 persen.

Frans berharap, proses pembebasan lahan ini bisa selesai pada September-Oktober mendatang.

Adapun konstruksi dari keenam ruas jalan tol ini sudah dimulai untuk tahap pertama di Kelapa Gading.

Enam ruas tol ini dengan total 69,77 kilometer ini terdiri dari Semanan-Sunter sepanjang 20,23 kilometer, Sunter-Pulo Gebang 9,44 kilometer, dan Duri-Pulo Gebang-Kampung Melayu 12,65 kilometer.

Kemudian, Kemayoran-Kampung Melayu 9,6 kilometer, Ulujami-Tanah Abang 8,7 kilometer dan Pasar Minggu-Casablanca 9,16 kilometer.

Total investasinya sebesar Rp 41,17 triliun dengan pembagian Semanan-Sunter Rp 11 triliun, Sunter-Pulo Gebang Rp 4,9 triliun, dan Duri-Pulo Gebang-Kampung Melayu Rp 8,17 triliun.

Selanjutnya, Kemayoran-Kampung Melayu Rp 4,9 triliun, Ulujami-Tanah Abang Rp 6,1 triliun dan Pasar Minggu-Casablanca Rp 5,98 triliun.

Sementara total biaya pembebasan lahannya Rp 5,28 triliun dan biaya konstruksi Rp 20,62 triliun.

PenulisArimbi Ramadhiani
EditorHilda B Alexander
Komentar
Close Ads X