Selasa, 28 Maret 2017

Properti

Ini Kinerja Kementerian PUPR Sepanjang 2016

Pusat Komunikasi Publik Kementerian PUPR Jembatan Merah Putih Ambon

JAKARTA, KOMPAS.comKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengklaim telah mencapai sejumlah target pembangunan sepanjang tahun 2016 lalu.

Hal tersebut ditandai dengan peresmian beberapa proyek infrastruktur dan penandatanganan kontrak pelaksanaan pekerjaan pembangunan infrastruktur.

Berikut kinerja kementerian yang dipimpin Basuki Hadimuljono selama 12 bulan terakhir:

Ketahanan Air dan Pangan

Dalam mendukung ketahanan air dan pangan, melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) SDA mampu menyelesaikan pembangunan tujuh infrastruktur pengelolaan SDA.

Infrastruktur tersebut adalah Bendungan Payaseunara di Aceh, Bendungan Teritip di Kalimantan Timur, Daerah Irigasi (D.I) Karau di Kalimantan Tengah, DI Selingsing (Bendung Pice Besar) di Bangka Belitung, Bendung Gerak Sembayat di Jawa Timur dan penyediaan air baku mendukung Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) regional Bregas di Jawa Tengah.

Tahun yang sama, Kementerian PUPR memulai pembangunan delapan bendungan baru yang ditandai dengan penandatanganan kontrak pekerjaan pembangunan.

Delapan bendungan tersebut adalah Bendungan Way Sekampung di Lampung, Bendungan Ciawi, Bendungan Leuwikeris, Bendungan Cipanas, dan Bendungan Sukamahi di Jawa Barat, Bendungan Kuwil Kawangkoan di Sulawesi Utara, Bendungan Ladongi di Sulawesi Tenggara serta Bendungan Napun Gete di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pusat Komunikasi Publik Kementerian PUPR Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan
Dengan dibangunnya delapan bendungan ini, menambah jumlah tampungan air untuk keperluan irigasi dengan total volume sebesar 368,44 juta meter kubik untuk mengairi lahan irigasi sebesar 34,574 hektar.

Selain untuk keperluan irigasi, pembangunan delapan bendungan dengan total biaya sekitar Rp 9,8 triliun tersebut juga ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air baku sebesar 9,08 meter kubik per detik, memenuhi kebutuhan listrik sebesar 20,56 megawatt, dan mereduksi banjir sebanyak 1,595 meter kubik per detik.

Page:

Penulis: Arimbi Ramadhiani
Editor : Hilda B Alexander
TAG:

TERPOPULER