Tersangka Suap Ariesman Widjaja, Pimpin Agung Podomoro Land Sejak Mei 2015 - Kompas.com

Tersangka Suap Ariesman Widjaja, Pimpin Agung Podomoro Land Sejak Mei 2015

Hilda B Alexander
Kompas.com - 01/04/2016, 20:19 WIB
TRIBUNNEWS/HERUDIN Wakil Dirut Agung Podomoro Land (APL) Ariesman Widjaja (tengah) memberikan bantuan kepada warga Kelurahan Pengadegan, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2014). Selain memberikan bantuan, APL bekerja sama dengan TNI AD dan Pemprov DKI Jakarta juga melakukan fogging serentak di empat wilayah DKI Jakarta guna mencegah penyakit pascabanjir terutama demam berdarah (DBD).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Tbk ( APLN), Ariesman Widjaja secara resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) atas dugaan suap kepada anggota DPRD DKI Jakarta, M Sanusi.

KPK juga telah meminta pihak Imigrasi untuk mencegah Ariesman bepergian ke luar negeri.

"Tidak hanya mengimbau, hari ini sudah dikeluarkan surat permintaan pencegahan," ujar Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (1/4/2016).

Baca: Presdir Agung Podomoro Land Dicegah ke Luar Negeri

Ariesman yang sudah bergabung dengan APLN sejak 1994, sejatinya merupakan nakhoda baru pengembang dengan kapitalisasi Rp 6,1 triliun per Jumat (1/4/2016) tersebut.

Dia dipilih menggantikan Trihatma Kusuma Haliman dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2014.

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diketuai Komisaris Utama APLN, Cosmas Batubara, juga menyetujui seluruh usulan keputusan yang disampaikan kepada pemegang saham pada Kamis (21/5/2015).

Dengan naiknya Ariesman, formasi dewan direksi APLN menjadi sebagai berikut, Direktur Utama Ariesman Widjaja, Wakil Direktur Utama Noer Indradjaja, Wakil Direktur Utama Veri Y Setiady, Direktur Cesar M Dela Cruz, Direktur Bambang Setiobudi Madja, Direktur Miarni Ang, dan Direktur Paul Christian Ariyanto.

Sementara formasi dewan komisaris sebagai berikut, Komisaris Utama Cosmas Batubara, Komisars Independen Bacelius Ruru, dan Komisaris Wibowo Ngaserin.

APLN memiliki 50 portofolio properti dari 40 enam anak usaha, sepuluh entitas dengan kepemilikan tidak langsung melalui anak usaha, serta dua entitas asosiasi di bidang properti di Jakarta, Karawang, Bandung, Bali, Balikpapan, Batam, Makassar dan Medan.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisHilda B Alexander
EditorHilda B Alexander

Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM