Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rumah Tapak, Penikmat Energi Terbesar di Jakarta

Kompas.com - 07/02/2012, 19:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Data dari Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) DKI Jakarta menyatakan, bahwa konsumsi energi dari rumah tapak di Jakarta adalah yang terbesar, yaitu 33 persen. Kepala Dinas P2B I Putu Ngurah Indiana berharap, konsumsi energi ini diharapkan dapat dikurangi dengan menyiasati rancangan rumah tinggal hemat energi.

"Mengutip pernyataan Kepala Dinas P2B DKI Jakarta, rumah tapak merupakan pengguna energi terbesar yakni sebesar 33 persen, industri mencapai 32 persen, 17 persen dari penerangan jalan, sisanya lain-lain. Beliau berharap penghematan energi bisa disiasati dari peranan desain atau rancangan arsitek," kata Ketua Ikatan Arsitektur Indonesia (IAI) Jakarta, Her Pramtama, di Jakarta, Jumat (3/2/2012).

Pramtama menambahkan, selain data P2B tentang konsumsi energi rumah tinggal terbesar, hal memprihatinkan lainnya adalah penggunaan air tanah yang dikonsumsi rumah tapak juga besar.

"Arsitek dapat menjadikan situasi ini sebagai tantangan. Dengan menyiasati desain rumah hemat energi, juga dibutuhkan kepekaan dalam mengolah dan menampung air untuk kepentingan penghematan," ujarnya.

Konsumen penggunaan energi, menurut Pramtama, bukan sebatas pada bangunan untuk kelas menengah ke atas, melainkan juga skala kecil. Karena rumah-rumah menengah ke bawah ketika diformulasikan konsumsi energinya juga cukup besar.

"Untuk kalangan tertentu sudah paham tentang penghematan energi. Kelas bawah juga hemat, karena konsumsi energi untuk rumah tangga juga kecil. Ini terutama untuk rumah-rumah menengah 200 - 1.000 meter persegi," katanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com