Penulis
KOMPAS.com - Contoh sertifikat tanah elektronik mungkin masih menjadi pertanyaan masyarakat yang selama ini biasa mengunakan sertifikat tanah analog atau berbasis kertas.
Pasalnya kebijakan sertifikat tanah elektronik masih tergolong baru, dan Kementerian ATR/BPN sedang menggenjot penerbitannya di seluruh Indonesia.
Dikutip dari laman Kementerian ATR/BPN, sertifikat tanah elektronik merupakan sertifikat tanah yang diterbitkan melalui sistem elektronik berbentuk file PDF yang disimpan dalam brankas elektronik pemegang hak.
Namun, pemegang hak bisa mendapatkan salinan resmi sertifikat tanah elektronik yang dicetak pada kertas dengan spesifikasi khusus (secure paper) oleh Kantor Pertanahan.
Baca juga: Cara Mengubah Sertifikat Tanah Analog Jadi Elektronik
Sertifikat tanah elektronik berupa dokumen dengan dua halaman. Namun apabila dicetak, sertifikat ini akan memiliki satu lembar dan dua halaman.
Prinsipnya baik saat berupa dokumen elektronik atau setelah dicetak, bentuk sertifikat tanah elektronik tetap sama.
Bentuk dan format sertifikat tanah elektronik pada halaman pertama.Berikut bentuk dan format isinya:
Edisi merupakan keterangan riwayat pembuatan Sertifikat Elektronik.
Diisi sesuai dengan Hak yang dibukukan/didaftarkan. Kemudian untuk NIB menggunakan format 14 Digit.
Kalimat pendahuluan terkait kepemilikan bidang tanah.
Tanda tangan elektronik merupakan pengaman dokumen elektronik.
Uraian mengenai letak bidang tanah, jangka waktu dan berakhir hak.
Uraian pemilik bidang tanah.
Uraian dasar perolehan tanah dan status catatan terakhir.
Baca juga: BPN Bantah Isu Perampasan Tanah yang Belum Bersertifikat Elektronik
Bentuk dan format sertifikat tanah elektronik pada halaman pertama.Uraian lokasi bidang tanah, luas hasil pengukuran.
Catatan agar menjadi perhatian pemegang hak.
Link menuju dokumen elektronik dengan status terakhir.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.