Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rumput di Halaman Depan Rumah Anda Kering? Begini Cara Membuatnya Kembali Hijau

Kompas.com - 21/11/2022, 14:45 WIB
Masya Famely Ruhulessin

Penulis

Sumber Lawn Love

JAKARTA,KOMPAS.com - Menumbuhkan rumput di halam depan rumah tak hanya memberikan kesan segar, tapi sangat bermanfaat sebagai area resapan air.

Karena itu, bukanlah hal yang menyenangkan bila melihat rumput di halaman depan rumah menjadi coklat dan kering.

Banyak faktor yang berperan ketika rumput di halaman depan rumah Anda perhalan mati. Beberapa diantaranya adalah frekuensi penyiraman yang keliru, terkena penyakit, jenis rumput yang salah hingga langkah persiapan yang buruk.

Baca juga: Seberapa Sering Anda Harus Memotong Rumput di Halaman?

Nah berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk membuat rumput Anda kembali tumbuh hijau dan subur.

Persiapan lokasi

Persiapan lokasi adalah langkah pertama ketika Anda ingin menghidupkan kembali rumput yang mati di halaman rumah.

Anda perlu menciptakan lingkungan yang sehat agar tanah atau benih rumput baru dapat berakar. Mulailah dengan menghilangkan gulma atau rumput yang sudah mati.

Belilah herbisida nonselektif dan semprotkan ke area pekarangan. Kebanyakan herbisida membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk mengering dan tahan hujan.

Lakukanlah penyemprotan herbisida pada hari cerah. Tunggu satu minggu agar herbisida tersebut memiliki kesempatan untuk menghilangkan semua vegetasi yang tidak diinginkan.

 

Hilangkan sisa tanaman

Sisa tanaman yang membusuk akan menciptakan lapisan penumpukan di permukaan tanah Anda.

Anda tentu tidak ingin tanah yang akan digunakan untuk menanam rumput lebih tebal dan menghalangi pertumbuhan rumput yang baru.

Gunakan penggaruk listrik atau mesin pemotong vertikal untuk menghilangkan sisa-sisa tanaman yang membusuk.

Baca juga: Cara Jitu Hilangkan Rumput dan Gulma di Paving Block

Mengolah tanah

Langkah selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah tana. Proses ini dilakukan untuk memanfaatkan semua vegetasi yang ada dengan baik.

Jika Anda berurusan dengan tanah berpasir atau tanah liat, pertimbangkan untuk menambahkan lapisan kompos.

Bahan organik akan membantu tanah berpasir menahan air lebih efektif. Itu juga membuat tanah liat tidak memiliki gumpalan yang besar.

Berikan pupuk

Merupakan ide bagus untuk memberikan fosfor pada tanah yang akan ditanami rumput. Fosfor membantu mengembangkan akar yang sehat.

Belilah pupuk starter rumput di toko tanaman untuk membantu perkembangan rumput di halaman rumah Anda.

Tanam benih baru

Sebarkan benih secara merata di area yang ingin Anda tanami rumput. Pastikan adakontak yang baik antara benih dan tanah. Tutupi benih dengan lapisan tipis tanah.

Proses perawatan

Setelah selesai menanam benih, Anda perlu menyirami area tersebut secukupnya. Jangan biarkan rumput Anda menjadi terlalu basah.

Anda mungkin perlu menyirami area tersebut setiap beberapa kali setiap hari selama minggu pertama penanaman.

Kurangi intensitas air yang disiram ke halaman dari waktu ke waktu. Fungsi air yang diberikan adalah menjaga agar lapisan tanah tetap lembab. Akar rumput akan tumbuh lebih dalam dengan teknik penyiraman ini.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Lawn Love


Terkini Lainnya

Ingin Layanan BPN Meningkat, AHY Tekankan Dua Faktor Penting

Ingin Layanan BPN Meningkat, AHY Tekankan Dua Faktor Penting

Berita
Permudah Akses Warga Ciputat, Progress Group Bangun Jalan Penghubung

Permudah Akses Warga Ciputat, Progress Group Bangun Jalan Penghubung

Berita
6,6 Juta Kendaraan Lintasi Tiga Ruas Tol Astra Infra Selama Mudik Lebaran

6,6 Juta Kendaraan Lintasi Tiga Ruas Tol Astra Infra Selama Mudik Lebaran

Berita
[POPULER PROPERTI] 5 Tahun ke Depan, 'Crazy Rich' Indonesia Lampaui Dunia

[POPULER PROPERTI] 5 Tahun ke Depan, "Crazy Rich" Indonesia Lampaui Dunia

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Demak: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Demak: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Klaten: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Klaten: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Wonosobo: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Wonosobo: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Boyolali: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Boyolali: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Identifikasi 100 Properti, OYO Fokus Layani Akomodasi Pemerintah

Identifikasi 100 Properti, OYO Fokus Layani Akomodasi Pemerintah

Hotel
Permintaan Membeludak Pasca-Lebaran, KAI Siapkan Tambahan Relasi Ini

Permintaan Membeludak Pasca-Lebaran, KAI Siapkan Tambahan Relasi Ini

Berita
Lebaran 2024, 2,1 Juta Kendaraan Lintasi Tol Trans-Sumatera

Lebaran 2024, 2,1 Juta Kendaraan Lintasi Tol Trans-Sumatera

Berita
Meski Tahan Lama, Wastafel 'Stainless Steel' Punya Kekurangan

Meski Tahan Lama, Wastafel "Stainless Steel" Punya Kekurangan

Tips
Juli Ini, Proyek Tol Bayung Lencir-Tempino Seksi 3 Kelar

Juli Ini, Proyek Tol Bayung Lencir-Tempino Seksi 3 Kelar

Berita
Metland Catatkan Laba Bersih Rp 417,6 Miliar Sepanjang 2023

Metland Catatkan Laba Bersih Rp 417,6 Miliar Sepanjang 2023

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Jepara: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Jepara: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com