Kompas.com - 10/07/2021, 14:17 WIB
Jembatan Cisokan, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Dok. Kementerian PUPR.Jembatan Cisokan, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membangun duplikasi Jembatan Cisokan di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.

Ini dilakukan untuk melancarkan konektivitas di jalur Pantai Selatan (Pansela) Jawa Barat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pembangunan jembatan dilakukan karena memperhatikan kondisi ekstisting bertipe Callender Hamilton (CH) yang tidak memungkinkan untuk dilalui oleh kendaraan dari dua arah secara bersamaan.

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, pembangunan jalan dan jembatan memiliki peran penting sebagai backbone (tulang punggung) dalam pengembangan konektivitas antar-wilayah untuk melancarkan distribusi logistik di Indonesia.

"Konektivitas semakin lancar akan mengurangi biaya angkut kendaraan logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Basuki dalam siaran pers kepada Kompas.com, Sabtu (10/07/2021).

Baca juga: Proyek Jembatan Nibung di Bangka Tengah Ditargetkan Rampung Akhir 2021

Sementara Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi DKI Jakarta-Jawa Barat Hari Suko Setiono mengatakan, Jembatan Cisokan yang sedang dalam tahap konstruksi merupakan tipe rangka baja dengan panjang 60 meter.

"Jembatan ini memiliki lebar total 9 meter yang terdiri dari lebar badan jalan 7 meter dan lebar trotoar 2 meter," terang Hari.

Hari menambahkan, konstruksi duplikasi Jembatan Cisokan akan memakan waktu 180 hari.

Konstruksi jembatan ini telah dimulai sejak akhir Mei 2021 dan ditargetkan selesai akhir November 2021.

Selama konstruksi berlangsung, tidak ada pengalihan arus lalu lintas (lalin) sehingga kendaraan masih bisa melewati jembatan yang lama.

Sebab, jembatan duplikasi ini dibangun di sebelah jembatan lama.

Sehingga, ketika jembatan yang baru selesai dibangun, maka Jembatan Cisokan eksisting akan dibongkar.

Dengan demikian, seluruh kendaraan yang lewat pada ruas jalan ini akan melalui jembatan baru.

“Jembatan Cisokan yang lama sudah melewati umur konstruksi, sehingga perlu biaya pemeliharaan. Oleh karena itu, untuk efisiensi anggaran setelah jembatan yang baru jadi, jembatan lama akan dibongkar,” tuntas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.