Kompas.com - 28/04/2021, 15:30 WIB

Ketua Umum Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia Agoes Darmawan menambahkan, saat ini potensi perilaku kejahatan juga sudah berubah dan butuh banyak penyesuaian.

Situasi itu membuat para pelaku industri jasa pengamanan harus beradaptasi dan ikut merambah pada aspek teknologi.

Apalagi saat ini perkembangan teknologi sudah dimanfaatkan untuk mendukung kinerja petugas kamtibmas di lapangan.

Edukasi petugas di lapangan juga menjadi sangat diperlukan karena di balik teknologi yang canggih tersebut ada manusia yang mengoperasikannya.

"Satu hal yang penting untuk kami sampaikan bahwa perpaduan manusia dengan teknologi ini jangan hanya dipandang sebagai cost melainkan investasi,” lanjutnya.

Berdasarkan data analisis oleh Qlue, penggunaan teknologi AI terbukti mampu meningkatkan efisiensi manajemen hingga 55 persen serta meningkatkan akuntabilitas kinerja tenaga di lapangan hingga 300 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.