Meski Merugi, Waskita Mampu Tuntaskan 5 Proyek Infrastruktur

Kompas.com - 09/04/2021, 15:00 WIB
Tampilan baru Masjid Istiqlal usai direnovasi, Jakarta, Kamis (7/1/2021). Renovasi ini merupakan yang pertama sejak 42 tahun lalu, dengan memaksimalkan fungsi masjid sebagai tempat ibadah sekaligus memperhatikan aspek arsitektur, seni, hingga estetika. BIRO PERS SEKRETARIAT PRESIDENTampilan baru Masjid Istiqlal usai direnovasi, Jakarta, Kamis (7/1/2021). Renovasi ini merupakan yang pertama sejak 42 tahun lalu, dengan memaksimalkan fungsi masjid sebagai tempat ibadah sekaligus memperhatikan aspek arsitektur, seni, hingga estetika.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk menorehkan kerugian bersih sebesar Rp 7,38 triliun sepanjang Tahun 2020.

Jumlah kerugian yang dialami perusahaan itu jauh lebih besar ketimbang tahun 2019 sebesar sebesar Rp 824 miliar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski begitu, BUMN Karya ini telah menyelesaikan berbagai proyek infrastruktur, baik dari konektivitas, sumber daya air (SDA), maupun gedung.

Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono mengatakan hal itu dalam webinar Mengukur Infrastruktur Waskita, Kamis (08/04/2021).

"Dengan berbagai upaya keras, kami telah menyelesaikan beberapa proyek yang cukup prestisius dan juga merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN)," tutur Destiawan.

Lantas, apa saja proyek yang telah dituntaskan Waskita Karya sepanjang tahun 2020?

1. Masjid Istiqlal

Setelah dibuka 42 tahun lalu, Masjid Istiqlal akhirnya direnovasi selama satu tahun yaitu periode 2019-2020.

Peresmian renovasi Masjid Istiqlal ini pun telah dilakukan pada awal tahun 2021 atau tepatnya Kamis (07/01/2021) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam meresmikan rampungnya renovasi Masjid Istiqlal, Jokowi didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Baca juga: Resmikan Renovasi Masjid Istiqlal, Jokowi: Pertama Kali Sejak 42 Tahun

Dihadiri pula oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, serta Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar.

Pekerjaan renovasi ini dilaksanakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk selaku kontraktor pelaksana dan PT Virama Karya selaku konsultan manajemen konstruksi dengan anggaran sebesar Rp 511 miliar.

2. Bendungan Tapin

Pemandangan Bendungan Tapin dari udara yang akan diresmikan Jokowi, Kamis (18/2/2021). Istimewa Pemandangan Bendungan Tapin dari udara yang akan diresmikan Jokowi, Kamis (18/2/2021).

Di bidang SDA, Waskita Karya juga telah menuntaskan konstruksi Bendungan Tapin setelah dibangun selama lima tahun atau periode 2015-2020.

Bendungan yang berlokasi di Desa Pipitak Jaya, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan ini diresmikan Jokowi, Kamis (18/02/2021).

Sebelumnya, bendungan ini telah diairi atau mengalami proses impounding sejak 2 Oktober 2020 lalu.

Baca juga: Fakta Bendungan Tapin Kalimantan Selatan Senilai Nyaris Rp 1 Triliun

Proses pengisian air tersebut direncanakan akan berlangsung hingga Maret 2021.

Bendungan itu dirancang untuk dapat memberi manfaat berupa layanan irigasi untuk sawah seluas 5.472 hektar di Kabupaten Tapin.

Selain itu, kehadiran Bendungan Tapin ini juga diharapkan dapat berfungsi sebagai konservasi air, destinasi wisata dikawasan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Pembangunan bendungan ini menghabiskan hampir Rp 1 triliun atau tepatnya Rp 986 miliar.

3. Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) Seksi 1-3

Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) Dok. Kementerian PUPR Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM)

Di bidang konektivitas, Waskita Karya melalui PT Waskita Bumi Wira telah menuntaskan Seksi 1-3 Tol KLBM yakni, Krian-Legundi-Bunder.

Jalan tol sepanjang 29 kilometer ini mulai beroperasi Sabtu (28/11/2020).

Tol KLBM Seksi 1 hingga 3 ini diharapkan dapat menjadi urat nadi logistik dari Kabupaten Sidoarjo menuju Kabupaten Gresik dan sebaliknya.

Baca juga: Berlaku Minggu Besok, Ini Rincian Tarif Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar

Sebelumnya, pengguna jalan tol dari arah Mojokerto menuju Gresik harus memutar Tol Trans Jawa melewati Surabaya dengan waktu tempuh 1 jam 30 menit.

Adapun nilai investasi proyek jalan bebas hambatan berbayar ini sebesar Rp 12,2 triliun.

4. Tol Cimanggis-Cibitung Seksi 1 (Cimanggis-Transyogi)

Tol Cimanggis-CibitungDokumentasi Waskita Toll Road Tol Cimanggis-Cibitung

Di jaringan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR), Waskita Karya juga telah menuntaskan sebagian ruas Tol Cimanggis-Cibitung yakni Cimanggis-Transyogi.

Jalan tol sepanjang 2,8 kilometer ini pun telah beroperasional sejak 28 November 2020.

Konstruksi jalan bebas hambatan berbayar ini dilakukan oleh PT Cimanggis Cibitung Tollways dengan kerja sama kepemilikan saham antara Waskita Karya melalui PT Waskita Toll Road, PT Bakrie Toll Indonesia, dan PT Bakrie and Brothers dengan total nilai investasi sebesar Rp 10,6 triliun.

Baca juga: Tol Cimanggis-Cibitung Seksi 1 Resmi Bertarif, Rp 5.500 Golongan I

Jalan tol ini akan menghubungkan akses jalan Cibubur ke Tol Jagorawi dimana kondisinya saat ini sangat padat, terutama pada jam kerja dan pulang kerja.

5. Tol Kayu Agung-Palembang-Betung (Kayu Agung-Kramasan)

Tol Kayu Agung-Palembang-Betung Seksi 1 resmi beroperasi mulai Rabu (1/4/2020) pukul 07.00 WIB.
Dok. Waskita Toll Road Tol Kayu Agung-Palembang-Betung Seksi 1 resmi beroperasi mulai Rabu (1/4/2020) pukul 07.00 WIB.

Terakhir, Waskita Karya melalui PT Waskita Sriwijaya Tol telah menuntaskan penambahan seksi Tol Kapal Betung sepanjang 9 kilometer.

Dengan demikian, total panjang Tol Kapal Betung yang telah beroperasi menjadi 42,5 kilometer.

Baca juga: Resmi Beroperasi, Tol Kayu Agung-Kramasan Lintasi Salah Satu Jembatan Terpanjang di Indonesia

Sebelumnya, Waskita Sriwijaya Tol telah mengoperasikan Tol Kapal Betung sepanjang 33,5 kilometer dari Gerbang Tol (GT) Kayu Agung sampai dengan GT Jakabaring sejak 1 April 2020 dan mulai Selasa ini ruas tersebut telah beroperasi hingga GT Kramasan.

Konstruksi ruas tol ini dimulai sejak Agustus 2016 yang terdiri dari tiga seksi, yaitu Seksi Kayu Agung-Palembang, Seksi Palembang-Musillandas, dan Seksi Musillandas-Betung.

Secara keseluruhan, Tol Kapal Betung memiliki nilai investasi sebesar Rp 14,4 triliun.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.