Inggris Resmi Membuka Bandara Mobil Terbang Terkecil di Dunia

Kompas.com - 02/04/2021, 08:00 WIB
Inggris membangun bandara taksi terbang terkecil di dunia. WEFInggris membangun bandara taksi terbang terkecil di dunia.

KOMPAS.com - Inggris membuka bandara pop-up pertama di dunia untuk mobil terbang.

World Economic Forum melalui akun facebook resminya mengunggah video tentang dibukanya bandara mobil terbang pada 29 Maret 2021 lalu.

Dalam video tersebut dijelaskan bahwa bandara terkecil di dunia itu dibangun di Coventry, dan dapat digunakan untuk kendaraan taksi udara elektrik dan juga pesawat drone.

Selain itu, kendaraan terbang yang akan beroperasi di bandara ini juga semuanya didesain ramah lingkungan dengan nol emisi.

"Semua emisi nol, dan ini akan menjadi bandara terkecil di dunia. Bandara ini dapat dibongkar pasang hanya dalam beberapa hari, ukurannya juga hanya 60 persen dari heliport standar," seperti dikutip dalam video tersebut, Kamis (01/03/2021).

Baca juga: Inggris Bangun Bandara Mobil Terbang Pertama di Dunia

Pemerintah Inggris bersama dengan perusahaan swasta pendukungnya masih akan terus mengembangkan 200 bandara mobil terbang lagi dalam waktu lima tahun ke depan.

Hyundai Jadi Mitra Kembangkan Taksi Udara

Salah satu perusahaan kendaraan bermotor asal Korea Selatan, Hyundai, menjadi mitra perdana dalam membuat transportasi taksi terbang.

Hyundai menargetkan pada tahun 2028, kendaraan taksi terbang buatan mereka dapat beroperasi secara komersial.

"Hyundai bergabung sebagai mitra sebagai bagian dari rencananya untuk mengkomersialkan taksi udara pada tahun 2028," ungkap video itu.

Bandara mobil terbang ini dinilai sangat cocok dibangun terutama di daerah-daerah padat perkotaan dunia.

Ukurannya yang kecil serta keharusan kendaraan terbang nol emisi tentu saja dapat menjadi solusi bagi kemacetan dan polusi di perkotaan.

"Pesawat perkotaan dengan emisi nol dapat lepas landas dalam beberapa dekade mendatang terutama di atas kota-kota padat di dunia," tulis video tersebut.

Video itu juga menjelaskan bahwa pasar mobil terbang ke depan akan sangat potensial dan digemari banyak investor.

Pasar mobilitas udara perkotaan bisa bernilai hingga 500 miliar dolar AS. Di Amerika Serikat saja, diperkirakan pangsa pasarnya sekitar empat persen dari seluruh penerbangan domestik pada 2050 mendatang.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X