Tingkat Penghunian Kamar Hotel Berbintang di NTT Turun 4,51 Persen

Kompas.com - 06/02/2021, 15:00 WIB
ilustrasi hotel shutterstockilustrasi hotel

KUPANG, KOMPAS.com - Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Bintang di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada bulan Desember 2020 lalu sebesar 38,00 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTT Darwis Sitorus mengatakan, TPK hotel bintang ini turun 4,51 poin dibanding TPK bulan November sebesar 42,51 persen.

Data itu disampaikan Darwis, dalam konferensi pers secara virtual, Sabtu (6/2/2021).

Baca juga: Marak Hotel Dijual di Marketplace, Pengamat: Tak Mungkin Dilakukan Pemilik

Darwis menyebut, jumlah tamu menginap pada hotel bintang bulan Desember 2020 sejumlah 31.263 orang.

"Rinciannya 31.011 orang tamu nusantara dan 252 orang tamu mancanegara," ujar Darwis.

Untuk rata-rata lama tamu menginap di hotel berbintang pada bulan Desember 2020 selama 1,45 hari.

Sedangkan rata-rata lama tamu nusantara menginap selama 1,44 hari dan rata-rata lama tamu mancanegara menginap selama 2,60 hari.

Sementara itu, jumlah penumpang angkutan udara yang tiba di NTT pada bulan Desember 2020 sebanyak 117.856 orang dan penumpang yang berangkat berjumlah 102.652 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.