Kawasan yang Dikelola Badan Otorita Labuan Bajo Seluas 400 Hektar

Kompas.com - 29/01/2021, 12:00 WIB
Ilustrasi komodo ShutterstockIlustrasi komodo

Lebih jauh, Shana memaparkan bahwa di atas lahan seluas 400 hektar ini akan dilakukan penataan dan pembangunan sejumlah destinasi wisata yang tersebar di berbagai titik.

Obyek wisata ini akan dilengkapi dengan pengelolaan dan pembangunan infrastruktur konektivitas, hingga visitor management.

Dia menyebut dalam proses pengembangan ini, badan otorita berkoordinasi dengan berbagai kementerian, lembaga, termasuk dengan pemerintah daerah terkait wacana pembangunan di kawasan tersebut.

"Kami juga bentuk kelompok kerja (pokja) investasi bersama pemerintah daerah. Pokja ini akan mengintegrasikan antara integrasi tourism masterplan dan turunannya," imbuh Shana.

Adapun sejumlah destinasi wisata yang tengah dikembangkan dan dilakukan penataan yakni Kota Bumi Pancasila, Geopark Kalimutu, pengembangan desa adat, dan revitalisasi situs Bung Karno.

Kemudian ada juga destinasi wisata Museum Lamafa dan wisata bukit cinta Lembata, wisata kota religi Larantuka, wisata alam Istana Ular Galang, wisata religi Gereja Tua Rekas, dan pengembangan hutan kawasan kota Labuan Bajo.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X