Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Memilih Meja Makan yang Tepat untuk Interior Rumah Anda

Kompas.com, 10 Januari 2021, 13:00 WIB
Hilda B Alexander

Editor

Sumber

KOMPAS.com - Ada berbagai hal yang patut menjadi bahan pertimbangan dalam memilih meja makan yang tepat.

Gaya desain ruang makan misalnya, hanyalah salah satu aspek yang perlu Anda perhatikan.

Namun, masih banyak hal lain yang bisa menjadi pedoman supaya Anda mendapatkan meja makan yang ideal.

Investasikan waktu Anda untuk melakukan riset sederhana mengenai hal ini.

Jika  melakukannya dengan tepat, Anda tidak perlu mengganti meja makan tersebut untuk jangka waktu yang cukup lama.

Perhatikan tips berikut ini:

1. Ukuran

Menyesuaikan ukuran meja dengan ruangan dan kebutuhanSidekix Media www.unsplash.com Menyesuaikan ukuran meja dengan ruangan dan kebutuhan
Satu hal yang sudah pasti, pemilihan meja makan harus menyesuaikan dengan ukuran ruangan yang ada.

Anda tentu tidak akan memilih meja berukuran super besar untuk ruangan yang mungil.

Prinsip ini berlaku untuk semua tipe desain, termasuk desain open floor plan.

Tipe desain ini memang tidak menggunakan pembatas fisik yang memisahkan antara satu ruang dengan ruang yang lain, namun bukan berarti Anda tidak perlu memperhatikan masalah proporsi.

Pertimbangkan ukuran meja secara masuk akal, sesuaikan dengan ukuran ruangan, dan kebutuhan masing-masing.

2. Bentuk

Meja makan persegi panjang untuk ruangan besar, hunian karya Han Awal & Partnerswww.arsitag.com Meja makan persegi panjang untuk ruangan besar, hunian karya Han Awal & Partners
Umumnya, meja makan hadir dalam tiga bentuk umum yaitu persegi panjang, kotak, dan lingkaran. Masing-masing bentuk dapat dipasangkan dengan tipe ruang makan yang berbeda.

Meja makan berbentuk persegi panjang cocok untuk ruangan dengan bentuk yang serupa.

Anda dapat memilih desain meja makan kayu sebagai focal point dalam ruangan. Tonjolkan keindahannya dengan menambahkan lampu gantung besar tepat di atas meja.

Meja kayu persegi untuk ruang makan mungil, hunian karya Vinda Nurfitri. www.arsitag.com Meja kayu persegi untuk ruang makan mungil, hunian karya Vinda Nurfitri.
Aturan dasar untuk penempatan meja makan berbentuk kotak atau persegi adalah memasangkannya dengan ruangan yang berbentuk serupa.

Sebenarnya, Anda dapat menggunakannya dalam ruangan berbentuk apapun. Namun, tampilannya akan terlihat lebih menarik dalam ruangan berukuran kecil.

Meja kaca lingkaran yang fleksibel sekaligus elegan, ruang makan karya Samitrayasawww.arsitag.com Meja kaca lingkaran yang fleksibel sekaligus elegan, ruang makan karya Samitrayasa
Untuk tampilan yang lebih fleksibel dan akrab, meja berbentuk lingkaran merupakan pilihan terbaik.

Tidak hanya itu, ide meja makan ini merupakan solusi pas untuk ruangan berukuran mungil.

3. Material

Sering kali, meja makan dipergunakan bukan hanya sebagai tempat menikmati hidangan.

Sebagian orang menggunakannya pula sebagai meja kerja, meja belajar, dan untuk berbagai keperluan lain.

Untuk itu, Anda perlu memperhatikan material yang digunakan, dan sesuaikan dengan penggunaannya nantinya.

Meja kayu jati yang penuh karakter, hunian karya Erwin Kusuma www.arsitag.com Meja kayu jati yang penuh karakter, hunian karya Erwin Kusuma
Kayu merupakan material alam yang sangat serbaguna, tahan lama, serta mampu bertahan untuk segala jenis penggunaan.

Tampilannya yang hangat dan dapat dipadukan dengan berbagai tipe desain interior, menjadi alasan mengapa sebagian besar orang memilih meja makan dari kayu.

Pastikan untuk memilih meja dari kayu berkualitas agar Anda dapat menikmati penggunaannya untuk tahun-tahun yang akan datang.

Kaca merupakan material yang patut menjadi bahan pertimbangan bagi Anda yang memiliki ruang terbatas.

Tampilannya yang tembus pandang memberikan ilusi ruangan yang lebih lapang. Nikmati nuansa meja makan minimalis modern bersama perpaduan dengan material lain yang mampu
memantulkan cahaya.

Ruang makan pun terlihat lebih terang. Sangat cocok untuk ruangan berukuran kecil dan cenderung gelap.

Marmer untuk kemewahan yang abadi Werbeguru/www.pixabay.com Marmer untuk kemewahan yang abadi
Pilihan material meja makan lainnya adalah marmer atau batu alam. Batu alam memberikan kesan mewah, elegan, dan formal.

Material ini membutuhkan perawatan tersendiri. Bahan makanan, cairan yang bersifat asam, dan piring panas dapat menyebabkan noda pada permukaan batu alam.

4. Desain

Meja kayu vintage yang unik dan membaur dengan desain ruanganChema Photo/www.unsplash.com Meja kayu vintage yang unik dan membaur dengan desain ruangan
Jangan lupa untuk memilih meja makan dengan desain yang cocok dengan sekelilingnya. Meja kayu berukir tentu akan cocok dipergunakan dalam ruangan dengan desain tradisional.

Selain itu, meja makan kaca dibalut stainless steel yang super sleek dan modern tentu tidak akan cocok dalam rumah bergaya vintage.

5. Tempat Duduk

Perpaduan kursi dan bangku sebagai tempat duduk, ruang makan karya DelutionFernandoGomulya Perpaduan kursi dan bangku sebagai tempat duduk, ruang makan karya Delution
Beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan tempat duduk di sekitar meja makan meliputi jumlah kursi, tipe kursi, serta desainnya.

Anda tidak harus membatasi diri dengan desain kursi yang seragam sama persis.

Tren yang berkembang saat ini adalah memadukan kursi makan dari material, bentuk, serta warna yang berbeda.

Sebagian orang juga memilih untuk menggunakan bangku panjang sebagai pengganti kursi satuan. Sesuaikan ide meja makan dengan tema ruang makan.

Harmonisasi ini bertujuan menciptakan kesatuan interaksi sehingga ruangan terasa lebih padu dan lapang. Keserasian warna memegang peran penting.

Jika menginginkan meja makan dengan warna yang kontras, tetap berikan sentuhan sebagai benang merah.

Misalnya, pasang taplak meja berwarna putih seperti warna dinding, atau memilih kursi kayu yang senada dengan kusen jendela. Selamat berkreasi!

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau