Mulai Diairi, Bendungan Napun Gete Punya Kapasitas 11,22 Juta Meter Kubik

Kompas.com - 04/01/2021, 16:42 WIB
Bendungan Napun Gete, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dok. Kementerian PUPR.Bendungan Napun Gete, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai dilakukan impounding (pengisian awal) pada Senin (28/12/2020).

Bendungan ini merupakan salah satu dari 18 bendungan baru yang diselesaikan selama tahun 2015-2020 untuk menambah volume tampungan air di Indonesia.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan Bendungan Napun Gete selesai lebih cepat dalam rangka mendukung ketahanan air dan pangan nasional.

“Ketersediaan air menjadi kunci pembangunan di NTT yang memiliki curah hujan lebih rendah dibanding daerah lain," terang Basuki dalam siaran pers, Senin (04/01/2021).

Oleh karena itu, imbuh Basuki, perlu dibangun banyak bendungan dan embung untuk mengatasi krisis air yang dibutuhkan untuk air minum, pertanian, peternakan dan lainnya di NTT.

Sementara itu, Direktur Bendungan dan Danau Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR Airlangga Mardjono mengungkapkan, Bendungan Napun Gete merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah untuk memanfaatkan potensi sumber daya air bagi kesejahteraan masyarakat.

Dia melanjutkan, Presiden Joko Widodo telah mencanangkan untuk penyelesaian 6 bendungan di NTT yang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yakni, Bendungan Raknamo dan Rotikolot yang sudah selesai konstruksi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, Bendungan Temef dan Manikin dalam tahap pembangunan, Bendungan Mbay baru tahap lelang, serta Bendungan Napun Gete yang sudah mulai pengisian awal waduk. 

Sehingga, pengisian awal waduk merupakan tahap akhir dalam pembangunan bendungan yang sifatnya penting.

"Pada tahap ini, bendungan membutuhkan pemantauan dan evaluasi yang intensif untuk menjamin keamanan dalam proses sertifikasi izin operasi bendungan," ujar Airlangga.

Baca juga: Tahun 2020, Pembangunan 3 Bendungan Baru Tuntas Dikerjakan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X