Menara Eiffel Ada di Pelosok Desa, Bentuk Krisis Identitas dan Budaya

Kompas.com - 21/12/2020, 09:22 WIB
Replika Menara Eiffel di Kampung Sarosah, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat Instagram Kampuang SarosahReplika Menara Eiffel di Kampung Sarosah, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat

JAKARTA, KOMPAS.com - Ikon-ikon dunia bertebaran hingga pelosok desa di Indonesia dan viral di media sosial sebagai obyek wisata dan lokasi swafoto instagramable.

Ikon-ikon dunia macam Menara Eiffel, Big Ben, dan Kincir Angin tersebut direplikasi untuk menarik wisatawan.

Kepada Kompas.com, Urbanis dan juga Anggota Tim Ahli Cagar Budaya DKI Jakarta Bambang Eryudhawan mengatakan, kemunculan replika ikon wisata dunia hingga pelosok desa ini merupakan bentuk dari krisis identitas dan budaya.

Padahal, Indonesia justru merupakan produsen kebudayaan yang seharusnya memproduksi destinasi wisata dengan konsep yang dibuat sendiri.

"Ikon-ikon yang dibangun hingga pelosok desa itu menandakan kita miskin dan krisis identitas. Kita jadi konsumtif, dan menggampangkan semua cara, artinya ini jadi krisis, sebenarnya krisis kebudayaan," kata Yudha, Kamis (17/12/2020).

Baca juga: Warna-warni Jakarta, Bikin Hilang Konsentrasi dan Sakit Kepala

Dia mencontohkan, negara-negara dunia seperti Belanda dan Inggris memiliki obyek wisata yang dijadikan ikon atau tengara kota.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, bangunan itu merupakan gagasan yang dibuat oleh negara tersebut, bukan replikasi apalagi imitasi.

"Kalau kita pergi ke Senzhen itu ada Wonderwood atau Wonderland. Kayak di Belanda ada juga, miniatur tapi kan itu mereka buat bangunan dengan konsep sendiri," ujar Yudha.

Yudha menyayangkan keberadaan Menara Eiffel di Kampung Sarosah, Lembah Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, dan juga pelosok-pelosok desa lainnya di Indonesia.

Bangunan ikonik asal Perancis itu justru menghalangi pemandangan alam dua bukit Lembah Harau yang ada di belakangnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X