Jembatan Gantung Mekar Dijanjikan Tuntas 21 Desember 2020

Kompas.com - 23/11/2020, 10:30 WIB
Jembatan Gantung Mekar Baru di Banten. Dok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRJembatan Gantung Mekar Baru di Banten.

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain membangun infrastruktur berskala masif, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga membangun infrastruktur kerakayatan, seperti Jembatan Gantung Mekar Baru, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Provinsi Banten

Saat ini, progres konstruksi jembatan tersebut sudah mencapai 72 persen yang ditargetkan rampung 21 Desember 2020 atau lebih cepat 9 hari dibanding kontrak yakni, 30 Desember 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jembatan tersebut dibangun menggunakan anggaran tahun 2020 sebesar Rp 2,6 miliar yang dilakukan oleh kontraktor PT Rizky Cipta Guna Perkasa.

Baca juga: Indonesia Punya 12 Jembatan Cable Stayed Ikonik

Pembangunan jembatan ini juga melibatkan pekerja lokal dari sejumlah kampung, salah satunya Kampng Cidokok RT 06 RW 02.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, jembatan gantung merupakan salah satu wujud kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membangun infrastruktur daerah perdesaan terutama yang sulit dijangkau sehingga lebih terbuka.

“Hadirnya jembatan ini akan memudahkan dan mempersingkat waktu perjalanan masyarakat perdesaan menuju sekolah, pasar, tempat kerja, menyelesaikan urusan administrasi ke kantor kelurahan atau kecamatan dan akses silaturahmi antar warga,” ujar Basuki dalam siaran pers, Minggu (22/11/2020).

Baca juga: Jembatan Gantung Palopo-Toraja Tersambung, Bisa Dilintasi Motor

Jembatan Gantung Mekar Baru dibangun sepanjang 42 meter dengan lebar 1,5 meter untuk menghubungkan Desa Mekar Baru dan Desa Cikokok.

Kepala Desa Mekar Baru Mudzakir mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR atas pembangunan jembatan tersebut.

Menurut Mudzakir, kondisi jembatan sebelumnya sangat memprihatinkan karena hanya berupa cor tanpa besi pengamanan.

Perlu diketahui, pembangunan jembatan gantung merupakan usulan dari Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), TNI, dan DPRD yang diajukan kepada Kementerian PUPR.

Pembangunan infrastruktur ini mempertimbangkan kondisi wilayah, sosial, ekonomi, potensi wilayah, kesesuaian lokasi, manfaat, serta urgensi pembangunan jembatan.

Sepanjang tahun 2015-2019, Kementerian PUPR telah membangun 300 jembatan gantung di seluruh Indonesia dengan anggaran Rp 1,4 triliun.

Pada tahun 2015 dibangun 10 jembatan, tahun 2016 dibangun 7 jembatan, tahun 2017 dibangun 13 jembatan, serta tahun 2018 dan 2019 masing-masing dibangun 130 dan 140 jembatan.

Hingga saat ini, sudah ada 44 lokasi jembatan gantung yang sudah mendapat persetujuan untuk dibangun oleh Kementerian PUPR pada tahun 2020.

Dari jumlah tersebut, 6 di antaranya direncanakan dibangun di pulau Papua. Secara umum, jembatan gantung yang dibangun memiliki bentang antara 30 meter hingga 120 meter.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.