Tips Memilih Pot Tanaman Interior untuk Rumah Anda

Kompas.com - 22/11/2020, 09:00 WIB
Pot tanaman indoor untuk nuansa Skandinavia, karya Miveworks www.arsitag.comPot tanaman indoor untuk nuansa Skandinavia, karya Miveworks

KOMPAS.com - Meletakkan tanaman interior kini sudah menjadi tren ala rumah-rumah kekinian. 

Selain untuk menciptakan suasana alam, menghadirkan tanaman juga dianggap lebih ramah lingkungan, karena bisa meningkatkan kualitas udara di dalam ruang.

Tetapi lebih dari itu, nyatanya tanaman juga menjadi elemen interior yang menunjang estetika.

Karakter daun, batang, hingga bunganya akan tampak menonjol dan memberi kesan tertentu sesuai dengan yang diinginkan pemilik rumah.

Terdapat elemen yang tak dapat dipisahkan ketika berbicara soal tanaman di dalam rumah, adalah pot.

Tanaman yang diletakkan di dalam ruangan tentunya menggunakan pot sebagai wadah media tumbuh.

Oleh karena menjadi satu kesatuan dengan tanaman itu sendiri, pilihan pot selayaknya dipertimbangkan dengan baik.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Memilih pot untuk tanaman interior kekinian memang terkesan sepele. Tetapi percayalah, bahwa ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar pot yang Anda pilih efektif menunjang karakter tanaman dan keindahan ruang.

Mau tahu apa saja tips untuk memilih pot tanaman interior kekinian tersebut? Berikut ini ulasan lengkapnya.

1. Perhatikan Karakter Ruang

Janganlah terburu-buru ketika membeli pot yang terlihat cantik di toko.

Pot yang Anda anggap cantik itu bisa saja tidak harmonis dengan karakter ruangan tempat Anda akan meletakkan pot tersebut di rumah.

Sebaiknya, perhatikan dahulu karakter ruangan di rumah Anda baik dari segi konsep, warna, hingga bahan furnitur.

Jika perlu, perbanyak referensi dengan melihat contoh di internet atau buku-buku desain, sehingga Anda bisa membayangkan pot seperti apa yang selaras dengan ruangan.

2. Kesan Dimensi Ruang yang Ingin Diciptakan

Beberapa ruang sengaja dikonsep seolah lebih tinggi atau lebih luas. Hal ini kemudian berkaitan dengan kesan dimensi ruang yang ingin diciptakan.

Apakah vertikal atau horizontal. Disebut “kesan”, karena dimensi tersebut merupakan permainan visual melalui garis-garis yang dihadirkan.

Seperti pada ruang karya Miveworks yang berlokasi di kawasan Jakarta Selatan, jendela tinggi yang ramping, kursi kayu tipis, hingga pajangan dinding semuanya berkarakter vertikal.

Artinya, ruangan ini sengaja dibuat agar terkesan lebih tinggi. Tak ayal, jika tanaman yang dipilih juga memiliki bentuk memanjang ke atas dan didukung dengan pot tanaman interior berbentuk tabung yang ramping.

3. Kesesuaian Warna

Anda pasti setuju jika warna adalah faktor penting yang harus dipertimbangkan ketika hendak memasukkan perabotan ke dalam rumah.

Hal itu juga berlaku pada pemilihan pot tanaman indoor. Pastikan bahwa pot yang Anda pilih memiliki kesatuan warna dengan dinding, lantai, dan furnitur.

Lebih dari itu, pilihlah warna pot yang tidak bertabrakan atau bahkan mengalahkan warna tanaman yang akan dipakai.

4. Pertimbangkan Bentuk Pot

Shape atau bentuk dari pot sangatlah beragam. Ada yang berbentuk kotak, silinder, bulat, hingga segi tak beraturan.

Bentuk ini juga harus dipertimbangkan karena setiap bentuk memiliki kesannya masing-masing. Hal yang paling tepat adalah dengan menyesuaikan pada karakter furnitur di sekitarnya.

Cobalah mencontoh pilihan pot yang berbentuk bulat. Wujudnya senada dengan kursi rotan di sampingnya yang juga berkarakter tanpa sudut.

Bentuk organik atau garis tanpa sudut seperti ini bisa menjadi pilihan jika Anda ingin menghadirkan nuansa alami pada ruang.

5. Variasikan dengan Pot Gantung

Jangan lupakan bahwa pot tak selalu diletakkan di atas lantai. Ada pilihan yang tak kalah menarik, yaitu dengan menggantung pot di langit-langit ruang.

Pilihan pot gantung seperti ini tentunya harus disesuaikan dengan pilihan tanaman yang akan
dipakai.

Pot gantung merupakan alternatif yang cerdas jika area lantai terasa tidak memadai untuk meletakkan pot duduk.

6. Pilihan Pot dengan Dudukan

Dekorasi pot tanaman dengan dudukan metal, karya Saso Architecture Studio.www.arsitag.com Dekorasi pot tanaman dengan dudukan metal, karya Saso Architecture Studio.
Selain pot gantung, ada pula pilihan pot dengan dudukan. Pot seperti ini akan memberi kesan lebih luas karena pot seolah melayang.

Selain itu, dudukan pot mampu menunjang tampilan dan memberi perbedaan level pada pot yang sudah telanjur sama tinggi.

7. Harmonisasi Jenis Bahan Pot

Keharmonisan jenis bahan pot dengan furnitur lain menjadi tips berikutnya yang wajib diperhatikan.

Pastikan pot tanaman dalam ruangan yang Anda pilih memiliki unsur keseragaman bahan dengan perabotan lain di sekitarnya.

Dengan demikian, ruangan tetap terlihat indah dalam satu kesatuan tema.

8. Jangan Lupa dengan Ukuran Tanaman

Menjadi kekeliruan yang tak perlu jika Anda salah memilih ukuran pot untuk tanaman interior.

Bagaimanapun, Anda harus memilih pot dengan dimensi yang seimbang dengan ukuran tanaman yang akan dipakai.

Pertimbangkan pula bahwa tanaman adalah makhluk hidup yang bisa tumbuh.

Artinya, pot yang dipakai saat ini mungkin saja tidak akan sesuai lagi dalam beberapa bulan ke depan, karena tanaman yang telah membesar.

Perhatikan beberapa tips di atas sebelum Anda memilih pot untuk tanaman interior kekinian di rumah.

Manfaatkan berbagai referensi informasi yang dapat mendorong Anda semakin semangat untuk mulai mendekorasi rumah dengan tanaman.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X