Kompas.com - 09/09/2020, 13:00 WIB
Aplikasi mobile OYO Hotels. Kompas.com/Silvita AgmasariAplikasi mobile OYO Hotels.

JAKARTA, KOMPAS.com - OYO Indonesia menerapkan teknologi check in tanpa sentuh. Pemanfaatan teknologi ini dilakukan guna memperkuat protokol kesehatan dan keselamatan para tamu dan staf hotel.

Pemanfaatannya terbilang mudah. Para tamu akan menerima link melalui SMS, WhatsApp, atau banner contactless check in pada aplikasi OYO.

Tautan yang diberikan digunakan untuk melakukan proses verifikasi detail pemesanan.

Para tamu nantinya diharuskan mengisi ID Pemesanan, tanggal check in, data tamu yang datang, serta foto KTP.

Sementara untuk memastikan proses check in sudah selesai, para tamu dapat mencari tanda "Online Check-in" pada pemesanan.

Baca juga: Ini Strategi OYO Hotels & Homes Jelang Normal Baru

Selanjutnya, saat sampai di properti para tamu yang memesan lewat apikasi tidak perlu menyerahkan ID.

Mereka cukup menunjukkan ID fisik untuk diverifikasi secara digital melalui aplikasi oleh petugas resepsionis.

Sedangkan bagi tamu yang memesan melalui kanal pemesanan lain, dapat melakukan check in di tempat dengan memindai kode QR yang terdapat di meja resepsionis lalu mengikuti petunjuk selanjutnya melalui perangkat masing-masing.

Sistem ini merupakan inisiatif lanjutan dari Sanitized Stay, sebuah komiteman perusahaan dalam memastikan penerapan protokolkesehatan dan keselamatan dalam operasionalisasi mulai dari proses check in hingga check out.

Protokol yang diterapkan antara lain flow operasional, proses check in dan check out, penanganan barang bawaan, panduan kebersihan, penanganan Covid-19 di properti.

Kemudian SOP untuk tamu diduga Covid-19 serta regulasi untuk tamu dan staf.

Baca juga: Pesaingnya Gulung Tikar, OYO Masih Berusaha Bertahan

Sistem tersebut telah diuncurkan sejak Bulan Juni. Hingga saat ini, perusahaan mengklaim lebih dari 550 properti mitra OYO di Indonesia telah mengikuti pelatihan dan menerapkan protokol tersebut.

Country Head OYO Hotels & Homes Indonesia, Eko Bramantyo, mengatakan pihaknya terus berupaya untuk menerapkan protokol kesehatan dan keselaamatan secara ketat di setiap properti.

"Kami juga secara proaktif berinovasi untuk mengubah pengalaman para tamu di hotel OYO menjadi lebih seamless dan contacless," kata Eko melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Senin (7/9/2020).

Melalui fitur ini, Eko berharap perusahaan dapat memberikan rasa aman, tenang, dan nyaman bagi para tamu yang menginap.

Eko menambahkan, hingga saat ini, tingkat okupansi mulai menunjukkan tren positiif dan mengalami peningkatan sebanyak 70 persen dari titik okupansi terendah pada Bulan Mei.

Setiap bulannya, menurut Eko, okupansi berangsur naik mulai dari 20 persen hingga 92 persen.

Pemesanan selama pandemi juga dilakukan melalui kanal penjualan yang dikelola perusahaan seperti aplikasi, website, dan micro market selling.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.