Serapan Anggaran Kementerian ATR/BPN Capai Rp 4,22 Triliun

Kompas.com - 07/09/2020, 16:00 WIB
Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan A Djalil. Dokumentasi Kementerian ATR/BPNMenteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan A Djalil.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencatat, realisasi penyerapan anggaran tahun 2020 sebesar Rp 4,22 triliun per Senin (31/8/2020).

Sebagaimana diketahui, pagu Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) pasca penghematan Tahun 2020 Kementerian ATR/BPN sebesar Rp 8,064 triliun.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI, Senin (7/9/2020).

"Per 31 Agustus 2020, realisasi pencapaian kami (Kementerian ATR/BPN) sudah mencapai Rp 4,22 triliun atau sebesar 52,41 persen," terang Himawan.

Himawan mengatakan, anggaran tersebut digunakan untuk 11 program tahun 2020 yang telah dirancang Kementerian ATR/BPN.

Baca juga: Kementerian ATR/BPN Dapat Pagu Anggaran Indikatif 2021 Sebesar Rp 8,93 Triliun

Rinciannya, penyerapan anggaran untuk Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis lainnya Kementerian ATR/BPN terbesar dari program lainnya atau sebanyak Rp 2,43 triliun dan terserap 55,30 persen.

Lalu, program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Kementerian ATR/BPN sebesar Rp 56,2 miliar atau terserap 34,19, Pengawasan dan Peningkatan Akuntabilitas Aparatur Kementerian ATR/BPN sebanyak Rp 9,16 miliar atau terserap 46,76 persen.

Kemudian, program Perencanaan Tata Ruang dan Pemanfaatan Ruang sebanyak Rp 58,2 miliar atau terserap 32,26 persen, Pengembangan Infrastruktur Keagrariaan sebesar Rp 67 miliar dan terserap 35,19 persen, dan Penataan Hubungan Hukum Keagrariaan sebesar Rp 6,54 miliar atau terserap 30,14 persen.

Selanjutnya, program Penataan Agraria sebanyak Rp 7,78 miliar (37,19 persen), Pengadaan Tanah sebesar Rp 4,37 miliar (33,06 persen), Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Penguasaan Tanah Rp 32,6 miliar (25,29 persen).

Baca juga: Kementerian ATR/BPN Minta Tambahan Anggaran Rp 2,31 Triliun

Terakhir, program Penanganan Masalah Agraria dan Tata Ruang sebesar Rp 5,62 miliar atau terserap 34,18 persen dan Pengelolaan Pertanahan Daerah sebanyak Rp 1,54 triliun atau terserap 53,17 persen.

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Demokrat Guspardi Gau mengharapkan, anggaran penyerapan Kementerian ATR/BPN melebihi rata-rata nasional hingga akhir tahun.

"Dan saya harap ke depan, semua mitra kami Komisi II ini mendapatkan reward ( apresiasi) dari Menteri Keuangan," tutur Guspardi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X