Saat Pandemi Dinilai Waktu yang Tepat Investasi Properti, Mengapa?

Kompas.com - 26/08/2020, 18:30 WIB
Ilustrasi rumah. Dok. Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)Ilustrasi rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat Properti dari Epic Properti M Gali Ade Nofrans mengungkapkan, Pandemi Covid-19 merupakan waktu yang tepat untuk membeli properti.

"Sekarang ini waktu sangat tepat untuk investasi atau membeli properti," tutur Nofrans dalam webinar, Rabu (26/8/2020).

Nofrans melanjutkan, hal tersebut dilatarbelakangi pemilik properti lama yang cenderung melakukan likuidasi atau melepas asetnya untuk memenuhi kebutuhan, baik secara bisnis maupun pribadi.

Sehingga, kondisi saat ini membentuk  buyers market (pasar pembeli).

Selain itu, imbuh Nofrans, pengembang dan perbankan pun mengeluarkan banyak promo untuk menarik para konsumen dalam membeli properti.

Bahkan, beberapa biaya yang seharusnya dibayar sebelum melakukan akad kredit telah dibebaskan dan dinilai menjadi momen yang baik bagi pembeli properti.

Kemudian, Pandemi Covid-19 juga memaksa para pelaku bisnis untuk 'melek' akan pemasaran secara digital.

Menurut Nofrans, adanya sesuatu hal yang berbau digital akan memudahkan pembeli properti untuk memiliki hunian yang diinginkan.

Baca juga: Nilai Investasi Properti Meningkat, Ini Kata Pengamat

"Karena, semua pengembang maupun juga bank sudah gencar di media digital. Jadi, pembeli lebih mudah untuk mencari informasi, membandingkan produk yang ingin mereka dapatkan," kata Nofrans.

Oleh karena itu, Nofrans berpesan kepada para pengembang untuk memperhatikan strategi pemasaran digital mereka.

Jadi, pengembang diminta untuk memberikan konten digital yang baik. Dengan demikian, mendapatkan atensi dari target pasar yang mereka diinginkan.

Sementara untuk segmen end-user ( pengguna akhir) dinilai masih mendominasi pasar properti akan kebutuhan hunian.

Nofrans mengetahui, beberapa pengembang menahan peluncuran produk properti terbaru.

Namun tak dapat dipungkiri, pengguna akhir bisa menjadi pasar tepat harus diincar oleh pengembang karena mereka tak dapat menunggu untuk memenuhi kebutuhan akan kepemilikan hunian.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X