KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 telah menelan banyak korban jiwa yang tersebar di seluruh negara dunia.
Oleh karena itu, semua orang diwajibkan untuk menggunakan masker, mencuci tangan sesering mungkin, serta menjaga jarak aman.
Hal tersebut dilakukan dalam rangka melindungi diri dari bahaya penyebaran virus Corona dari satu orang ke lainnya.
Bahkan, megabintang klub sepakbola Barcelona, Lionel Messi punya cara tersendiri untuk melindungi diri dan keluarganya dari ancaman bahaya virus tersebut.
Messi, panggilan sapaannya, memiliki kasur yang diklaim dapat menghilangkan jejak virus Corona dalam kurun waktu 4 jam.
Pemain berusia 33 tahun itu menggunakan kasur Tec Moon berbasis teknologi "ViruClean".
Partikel nano tertanam di material jaringan kasur, dan diklaim dapat membunuh secara efektif 99 persen bakteri.
Baca juga: Perusahaan Ini Tawarkan Uji Coba Kasur Mimpi 100 Malam Gratis
Selain bermanfaat mencegah penyebaran virus dan bakteri, kasur Tec Moon juga memberikan getaran dan pijatan panas pada kaki.
Kasur Tec Moon yang diklaim anti-virus Corona.Melansir Sportbible, Messi menggunakan kasur ini sebelum melakukan pertandingan yang akan diikuti.
Selain Messi, beberapa kerabat terdekatnya juga menggunakan kasur canggih 'anti-virus' Corona itu.
Sebut saja, pemain Manchester City Sergio Aguero dan pemain Atletico Madrid Saul Niguez yang menjadi brand-ambassador produk tersebut.
Dengan segala kecanggihan teknologi yang dihasilkan dari kasur Tec Moon, berapa harganya?
Anda perlu merogoh kocek sebesar 900 poundsterling atau setara Rp 17 juta untuk mendapatkannya.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.