Kompas.com - 19/08/2020, 14:54 WIB

Turunnya tingkat serapan ini berdampak pada tarif sewa yang juga ikut merosot sepanjang semester I-2020.

Penurunan tarif sewa efektif hingga lima persen ini akan terus berlanjut pada semester II -2020.

Tingkat kekosongan

Tak ayal, tingkat kekosongan atau vacancy rate juga bakal terus meluas dengan angka bersih bertambah hingga 11,4 persen. 

Tingkat kekosongan ini akan mencapai puncaknya pada akhir 2022 dengan pertumbuhan mencapai 14,5 persen.

Angka ini akan sedikit berkurang menjadi 13,3 persen pada 2024. Bagi pemilik gedung, ini berarti periode berkelanjutan hampir tiga tahun, di mana banyak pasar Asia Pasifik akan terus berburu penyewa.

Hal ini sekaligus memberikan kesempatan bagi pemilik gedung untuk mengunci transaksi dengan strategi jangka panjang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.