Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Basuki dan Khofifah Inisiasi Akses Tol Pasar Induk Puspo Agro

Kompas.com, 10 Agustus 2020, 19:47 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa merencanakan pembangunan akses tol (interchange) menuju Pasar Induk Puspo Agro, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur.

Rencana pembangunan akses yang merupakan jaringan Jalan Tol Trans Jawa tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan ekonomi yang terdampak Pandemi Covid-19.

Menurut Basuki, manfaat Tol Trans Jawa tidak hanya sebagai jalur penghubung transportasi antar kota, juga kawasan industri dan pariwisata.

"Tol Trans Jawa akan memangkas biaya angkutan logistik dan mengurangi waktu tempuh pengiriman barang (delivery time)," ujar Basuki dalam siaran pers, Senin (10/8/2020).

Baca juga: Tol Serpong-Cinere Beroperasi Fungsional Desember 2020

Basuki melanjutkan, kepastian waktu tempuh tersebut membuat para investor memiliki perhitungan rencana bisnis yang matang.  Sehingga, lapangan pekerjaan di sekitar pusat perindustrian dapat terbuka lebar.

Rencana pembangunan akses tol menuju Pasar Induk Puspo Agro ini merupakan prakarsa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

Akses tol ini dibangun untuk mengoptimalisasi distribusi barang dan jasa menuju kawasan ekonomi di Kabupaten Sidoarjo yang merupakan daerah penyangga Kota Surabaya sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di ruas Jalan Sawunggaling Sidoarjo.

Usulan ini tertuang dalam Surat Gubernur Jatim No 620/17709/103/2019 tentang Permohonan Jalan Keluar/Masuk Jalan Tol Sidoarjo-Waru Menuju Pasar Modern Puspa Agro tertanggal 24 September 2019.

Baca juga: Tol Serpong-Cinere Beroperasi Fungsional Desember 2020

Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga mendukung terlaksananya pembangunan akses Pasar Induk Puspo Agro dan akan melakukan evaluasi yang menjadi bagian dari perubahan ruang lingkup investasi jalan tol.

Ilustrasi jalan tol.Dok. Biro Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Ilustrasi jalan tol.

Terdapat empat alternatif rencana pembangunan akses tol menuju Pasar Induk Puspo Agro.

Pertama, dari Jalan Tol Surabaya-Gempol (Sugem) KM 747+280, tepanya di dekat Perumahan Taman Aloha, Sidoarjo. Jarak munuju Pasar Induk Puspo Agro sekitar 5,93 kilometer.

Kedua, akses Jalan Tol Sugem di KM 747+900 atau berjarak 5,96 kilometer.

Alternatif ketiga di Jalan Tol Sugem atau pada KM 750+100, tepatnya berada di dekat Perumahan Masangan Wetan, Sidoarjo dengan jarak sekitar 7,69 kilometer.

Sementara alternatif keempat di Jalan Tol atau berada KM 754+100, tepatnya di wilayah Desa Wonokoyo, Kabupaten Sidoarjo dengan jarak 9,61 kilometer.

Adapun, Jalan Tol Sugem merupakan jalan bebas hambatan yang pertama kali dibangun di wilayah Jawa Timur dan telah beroperasi penuh pada tahun 1986.

Ruas tol ini membentang dari Surabaya hingga Gempol sepanjang 43 kilometer dan telah terhubung dengan ruas tol lainnya yang dibangun Kementerian PUPR pada periode 2015 hingga 2019 di wilayah Jawa Timur.

Antara lain Jalan Tol Gempol-Pasuruan sepanjang 35 kilometer, Tol Pandaan-Malang sepanjang 38,4 kilometer, serta Tol Pasuruan-Probolinggo sepanjang 31 kilometer.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau