JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Direktur PT Pollux Aditama Kencana Yanto Zefania optimistis, Pollux Chadstone dapat terserap pasar secara maksimal.
Hal ini menyusul kebijakan penurunan suku bunga acuan BI menjadi 4,00 persen yang diharapkan dapat menggenjot penjualan apartemen.
"Ada harapan bagi industri properti Indonesia untuk bangkit dari stagnansi ini," ungkap Yanto dalam siaran pers, Senin (10/8/2020).
Sebagaimana diketahui, pasar properti kondominium atau apartemen mengalami stagnasi pada Semester-I tahun 2020.
Laju penjualan relatif sama dengan akhir tahun 2019 atau tak ada perubahan signifikan yakni berada di kisaran angka 95,4 persen.
Menurut Associate Director Strategic dan Consultancy Knight Frank Indonesia Donan Aditria, kondisi ekonomi nasional yang melemah memberikan dampak terhadap daya beli masyarakat secara umum.
Baca juga: Pollux Resmikan Proyek dengan Kapitalisasi Rp 5 Triliun
Meski begitu, sektor hunian vertikal atau apartemen strata (kondominium) tercatat memiliki pertumbuhan positif pada awal tahun karena para pembeli secara umum merupakan pengguna akhir (end-user).
Pollux Chadstone dikembangkan anak usaha PT Pollux Properti Indonesia Tbk, PT Pollux Aditama Kencana dengan konsep 6 in 1 yang mencakup apartemen, hotel, PCM Mall, SOHO, F&B 24 jam, serta rumah sakit yang terintegrasi dalam satu kompleks.
Perlu diketahui, PT Pollux Properti Indonesia Tbk juga sedang mengembangkan beberapa proyek properti lainnya.
Di antaranya Perkantoran World Capital Tower (WCT) di Mega Kuningan Jakarta, Superblok Meisterstadt di Batam, Resor Amarsvati di Lombok, CBD Pollux Tecnopolis di Karawang, serta Pollux Sky Suites di Mega Kuningan, Jakarta.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.