Paradoksal Pemberlakuan Ganjil-Genap pada Masa Pandemi Covid-19

Kompas.com - 02/08/2020, 14:28 WIB
Suasana penindakan pelanggar ganjil genap di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Selasa (10/9/2019) sore. KOMPAS.com/DEAN PAHREVISuasana penindakan pelanggar ganjil genap di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Selasa (10/9/2019) sore.

Sekarang ini sangat banyak bus pariwisata yang mengganggur dan dapat diberdayakan/disewa oleh pemda setempat untuk mengurai kepadatan di stasiun-stasiun KRL.

Tentunya bila tidak ada kluster baru Covid-19 dalam angkutan umum yang akan mendapatkan citra positif (benefit) juga pemda setempat.

Skenario yang lain adalah kembalikan jadwal KRL/MRT dan BRT seperti semula untuk mengurai kepadatan di stasiun KRL dan halte BRT.

Sebagai contoh saat ini operasi jam KRL terbatas hanya sampai pukul 21.00 WIB dan BRT pukul 22.00 WIB, lebih baik ditambah seperti sedia kala sampai pukul 23.30 WIB untuk antisipasi bila ada yang bekerja sampai shift malam sebagai akibat pembagian jam kerja semasa pandemi.

Skenario yang terakhir inilah yang sudah sering kita sampaikan bahwa yang terpenting adalah atur hulu bukan di hilir.

Di hilir di sektor transportasi semua sarana dan prasarana terbatas, kapasitas tidak akan bisa ditambah langsung 50 persen.

Pada moda KRL sarana kereta dan di prasarana trek/lintas terbatas demikian pula di moda darat yang terbatas adalah sarana busnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Makanya khusus masa pandemi ini sangatlah paradoks apabila gage diterapkan sementara angkutan umum massal masih sangat terbatas.

Kita berharap satuan tugas Covid-19 mampu berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Tenaga Kerja, dan Kementerian BUMN termasuk pemda dan suku dinas terkait untuk lebih bersemangat dan bekerja-sama dalam mengatur pembagian waktu kerja di DKI Jakarta.

Sekadar ilustrasi pembagian waktu kerja; khusus hari Senin, 50 persen perkantoran/mal dapat diliburkan untuk menghindari blunder/penumpukan penumpang di stasiun-stasiun KRL.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X