BPJT Ultimatum Investor, Deadline Studi Kelayakan Tol Gilimanuk-Denpasar Kuartal III-2020

Kompas.com - 28/06/2020, 19:29 WIB
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit. KOMPAS.com/ROSIANA HARYANTIKepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memberikan ultimatum kepada investor calon pemrakarsa untuk segera melakukan kajian kelayakan atau feasibility study (FS) pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Denpasar.

Tenggat waktu atau deadlins FS yang harus dipenuhi para calon investor pemrakarsa adalah Kuartal III Tahun 2020.

Hal ini menyusul rencana Pemerintah untuk mempercepat realisasi konektivitas jaringan Tol Trans-Jawa dengan Tol Trans-Bali melalui angkutan penyebrangan.

"Mereka diberi waktu studi (FS) sampai Kuartal III-2020," tegas Danang kepada Kompas.com, Jumat (26/6/2020).

Jika studi kelayakan terpenuhi, lelang investor akan dilakukan setelahnya atau tahun 2021.

Baca juga: Tol Trans-Jawa Tersambung hingga Bali Melalui Angkutan Laut

"Itu kalau mereka percaya diri (confident), tender pada 2021," imbuh dia.

Rencana pembangunan Tol Gilimanuk-Denpasar merupakan respons atas kebutuhan masyarakat Bali akan infrastruktur guna meningkatkan mobilitas barang, jasa, dan daya saing.

Kelak jika jalan bebas hambatan ini terbangun, akan berperan sangat strategis dan penting bagi konektivitas Pulau Jawa dan Bali.

Namun Danang menegaskan, konektivitas tol antar pulau tidak harus disambung secara fisik berupa jembatan tol, melainkan melalui angkutan laut yang melintasi Selat Bali dari Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi dan berakhir di Pelabuhan Gilimanuk.

Sementara, di sisi Pulau Jawa, saat ini tengah dibangun Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) yang merupakan bagian dari Jaringan Tol Trans-Jawa.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X