Anggaran Rp 22,33 Triliun Dialokasikan untuk Ditjen Cipta Karya

Kompas.com - 25/06/2020, 09:23 WIB
Stadion Manahan Solo. KOMPAS.COM/YUHARRANI AISYAHStadion Manahan Solo.

Ditjen Cipta Karya juga akan melakukan penataan kawasan permukiman dengan alokasi anggaran senilai Rp 3,33 triliun.

Rinciannya, permukiman kumuh yang ditangani secara terpadu 143 hektar seperti 29 kawasan Ilir Kota Palembang, Kota Bandung, dan Kawasan Amban (Kelurahan Amban dan Kecamatan Manokwari Barat Kabupaten Manokwari).

Kemudian, Penataan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) 168 hektar di KWS Gerbang Tanduk Humbang Hasundutan, KSPN Bromo-Tengger-Semeru, dan Kawasan Tiga Gili di Lombok (Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air), serta Pembangunan Infrastruktur Permukiman Berbasis Masyarakat 1.813 hektar (Program KOTAKU di 700 kelurahan dan PISEW di 900 kecamatan).

Untuk pembangunan gedung, anggaran yang diberikan sebanyak Rp 1,55 triliun yang terdiri dari pengembangan penyelenggaraan bangunan gedung 45.695 meter persegi (Kawasan Pusaka Masjid Raya Baiturahman Kota Semarang, Gedung Komite Olahraga Nasional atau KONI dan Gedung Youth Creative Hub).

Lalu, pengembangan penyelenggaraan penataan bangunan dan loingkungan 16 kawasan (PLBN Terpadu Labang Kabupaten Nunukan, PLBN Terpadu Napan Kabupaten Timor Tengah Utara dan Penataan Kota Pusaka Lasem).

Baca juga: Ini Rincian Anggaran Ditjen Bina Marga Rp 38,8 Triliun

Di bidang pendidikan, Ditjen Cipta Karya melakukan pembangunan, rehabilitasi, dan renovasi sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan dengan anggaran Rp 4,56 triliun.

Secara rinci, sarpras pendidikan sarpas dasar dan menengah di 740 sekolah, sarpras madrasah dan sekolah keagamaan di 96 sekolah, sarpras PTN 29 gedung yaitu Politeknik Negeri Jember dan Politeknik Negeri Pontianak, sarpas PTKIN di 7 gedung yakni Universitas Maritim Raja Ali Haji, Gedung RS UIN Alauddin Makassar, dan Universitas Nahdlatul Ulama.

Pembangunan rehabilitasi dan renovasi sarana olahraga dan pasar dengan alokasi anggaran senilai Rp 1,12 triliun seperti sarpras olahraga 9 gedung (termasuk dukungan Persiapan World Cup U-20) di Stadion Manahan Surakarta dan Stadion I Wayan Dipta), serta Sarpras 17 pasar di Sibolga Nauli, Gorontalo, Ngawi, dan Mardika.

Terakhir, anggaran sebesar Rp 1,36 triliun untuk pengaturan, pembinaan, pengawasan, dan dukungan manajemen.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X