Koalisi Ekologis Sungai Cisadane Tuntut Rehabilitasi TPA Cipeucang

Kompas.com - 22/06/2020, 07:00 WIB
Jebolnya turap TPA Cipeucang di Tangerang Selatan, Banten, menyebabkan tumpukan sampah jatuh ke aliran Sungai Cisadane. AJI BROMOKUSUMOJebolnya turap TPA Cipeucang di Tangerang Selatan, Banten, menyebabkan tumpukan sampah jatuh ke aliran Sungai Cisadane.

Selaib itu juga melanggar Peraturan Menteri PUPR Nomor 3 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.

Dia menambahkan, tempat pembuangan ini dibangun seluas 2,4 hektar dan rencananya akan dikembangkan seluas 10 hektar. Setiap hari, TPA Cipeucang menerima kiriman sampah hingga 300 ton.

"Bahkan TPA ini nyaris berada di bibir sungai. Ini masih seluas 2,4 hektar, bagaimana jika rencana perluasan hingga 10 hektar? Mau serusak apa lagi lingkungan ini nanti?" ujar Rehwinda.

Baca juga: TPA Regional Banjarbakula Selesai Dibangun

Berdasarkan laporan Koalisi Pemulihan Ekologis Sungai Cisadane, longsoran sampah tersebut menutupi tiga per empat dari lebar Sungai Cisadane.

Selain itu, sebagian sampah sudah terbawa arus dan memenuhi aliran sungai, sedangkan sebagian sisanya masih menumpuk di badan sungai.

Akibatnya, tumpukan sampah ini menghambat arus sungai, sehingga membuat daerah permukiman menjadi rawan banjir apabila turun hujan.

Selain itu, longsoran sampah tersebut juga menyebabkan polusi udara berupa bau menyengat. Bau itu berasal dari tumpukan sampah yang mengandung gas metana.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X