Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Begini Persiapan Sebelum Mengecat Dinding Bata

Kompas.com, 24 Mei 2020, 12:50 WIB
Rosiana Haryanti,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemilik rumah sering menggunakan bata guna mendapatkan tampilan yang unik dan berbeda, baik eksterior maupun interior.

Batu bata biasa digunakan sebagai aksen yang berguna mempercantik rumah. Tetapi, tak jarang banyak pemilik rumah yang ingin mengubah tampilan. Salah satu caranya adalah dengan mengecat dinding bata.

Namun, sebelum memutuskan untuk mengecat dinding bata, ada baiknya pertimbangkan baik-baik keputusan tersebut.

Ini karena, tampilan alami bata bisa menjadi salah satu elemen dekorasi tanpa harus dicat dengan warna khusus.

Setelah memutuskan untuk mengecatnya, tidak ada jalan untuk mundur kembali. Mengecat dinding bata juga tak hanya sekadar mengoleskan cat ke permukaan.

Salah penanganan, malah bisa membuat lapisan cat terkelupas. Untuk itu, langkah pertama sebelum mengecatkanya adalah memastikan dinding bata benar-benar kering.

Anda juga perlu memastikan bata dalam kondisi yang bbaik dan bebas dari masalah stuktural, seperti sambungan atau mortar yang rusak.

Baca juga: Ingin Rumah Anda Tampil Chic? Pasang Bata Merah Ekspos

Jangan gunakan asam pembersih ketika membersihkan bata. Gunakan air dan sabun saja. Kemudian segel semua retakan dan perbarui sambungan mortar jika diperlukan.

Selain itu, laman House Beautiful menyebutkan, jangan mengecat dinding bata baru. Tunggu hingga satu bulan sebelum dinding tersebut benar-benar siap untuk dicat.

Selain itu, gunakan alat yang tepat. Agar hasil cat merata ke seluruh bagian dinding, Anda bisa menggunakan semprotan cat.

Peralatan biasa seperti kuas atau roller bisa digunakan jika area yang akan dicat tidak luas.

Namun untuk tekstur bata yang memiliki banyak pori-pori, gunakan sikat bulu sintetis.

Setelah pekerjaan persiapan yang sangat penting selesai, Anda dapat melanjutkan dan mengecat lapisan atas dengan warna pilihan.

Untuk hasil yang maksimal, Anda dapat mengecat bata dengan pilihan warna putih maupun abu-abu.

Warna putih merupakan pilihan populer bagi mereka yang memanfaatkan tekstur bata namun ingin suasana ruangan terlihat bersih.

Salah satu keuntungan dari warna ini, selain kemampuannya untuk mencerahkan ruang, adalah mampu membantu untuk merasa rileks.

Selain putih, warna abu-abu juga bisa jadi pilihan. Warna ini merupakan alternatif jika Anda bosan dengan warna putih. Abu-abu mampu membuat tekstur bata apda dinding terlihat minimalis.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau