[POPULER PROPERTI] CEO SoftBank Menyesal Investasi di WeWork

Kompas.com - 22/05/2020, 10:44 WIB
Masayoshi Son, CEO Softbank ShutterstockMasayoshi Son, CEO Softbank

JAKARTA, KOMPAS.com - CEO SoftBank Masayoshi Son mengaku menyesal telah berinvestasi senilai Rp 272 triliun di perusahaan pengelola co-working, WeWork.

Hal ini karena nilai valuasi saham WeWork anjlok sebesar 2,9 miliar dollar AS atau sekitar Rp 42,9 triliun.

"Ini adalah kebodohan saya untuk berinvestasi di WeWork. Saya salah," ungkap Son seperti dikutip dari Business Insider Singapore, Kamis (31/5/2020).

Padahal, WeWork tahun lalu mengklaim nilai valuasi saham perusahaan yang dipimpin oleh Adam Neumann tersebut menyentuh angka Rp 272 triliun.

Artikel tersebut menjadi berita terpopuler di kanal Properti Kompas.com, Jumat (22/5/2020).

Berita selengkapnya bisa Anda baca di sini CEO SoftBank Menyesal Telah Berinvestasi di WeWork

Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memberikan Uang Ganti Rugi (UGK) kepada masyarakat yang terdampak pada proses pengadaan tanah di dua lokasi, yaitu Jalan Tol Cinere-Serpong dan Tol Serpong-Balaraja.

Penggantian uang tersebut dilaksanakan dalam tiga tahap melalui Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan sebesar Rp 82,2 miliar.

Tahap pertama, Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan membayarkan UGK senilai Rp 23,88 miliar bagi warga yang terkena proyek Tol Serpong-Cinere.

Rinciannya, di Kelurahan Bambu Apus sebanyak lima bidang, Jombang 17 bidang, Ciputat dua bidang, serta Serua satu bidang.

Berita selengkapnya bisa Anda baca di sini Kementerian ATR/BPN Bayar Ganti Rugi Tanah Dua Proyek Jalan Tol

Terakhir, PT Bank Tabungan Negara (Persero) atau BTN menawarkan aplikasi layanan pengajuan KPR untuk membeli rumah baru. Aplikasi tersebut bernama BTN Property Mobile.

Strategi tersebut dilakukan untuk membantu para pengembang rumah demi bertahan di tengah kondisi Pandemi Covid-19 serta memudahkan masyarakat untuk mengajukan KPR selagi harus berada di rumah saja.

Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan, hingga saat ini aplikasi tersebut dan situs resmi BTN telah diakses oleh 2,7 juta pengunjung yang berminat untuk membeli rumah.

"Ini salah satu cara untuk memulai fase normal baru. Nasabah bisa melihat rumah dengan menggunakan aplikasi secara langsung," tuturnya dalam siaran langsung Rabu (20/5/2020).

Berita selengkapnya bisa Anda baca di sini Hadapi Normal Baru, BTN Tawarkan Aplikasi Property Mobile

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X