Tingkat Hunian Hotel Berbintang di NTT Turun Drastis

Kompas.com - 05/05/2020, 22:33 WIB
Ilustrasi hotel. shutterstock.com/Pattier_StockIlustrasi hotel.

KUPANG, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat, tingkat penghunian kamar hotel berbintang turun drastis.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi NTT Darwis Sitorus mengatakan, tingkat hunian hotel berbintang pada Maret 2020 hanya 25,19 persen.

Kinerja ini menurun 13,31 poin dibandingkan pencapaian Februari 2020 sebesar 38,50 persen.

"Dari seluruh kamar hotel bintang yang tersedia di NTT pada bulan Maret 2020 rata-rata terisi sekitar 25,19 persen," ungkap Darwis dalam rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (5/5/2020) malam.

Baca juga: Okupansi Hotel di Jakarta Saat Pandemi Cuma 48,9 Persen

Adapun jumlah tamu yang menginap di hotel berbintang pada Maret 2020 sebanyak 18.356 orang dengan rincian 17.750 orang tamu nusantara dan 606 orang tamu mancanegara.

Rata-rata lama tamu menginap di hotel berbintang mencapai 1,63 hari. Rinciannya rata-rata lama tamu nusantara menginap selama 1,56 hari, dan rata-rata lama tamu mancanegara menginap selama 3,73 hari.

Untuk penumpang angkutan udara yang tiba di NTT pada bulan Maret 2020, sebut Darwis, berjumlah 131.449 orang.

Angka ini terbagi menjadi, penumpang yang berangkat berjumlah 115.427 orang, dengan porsi terbesar melalui Bandara El Tari Kota Kupang 48,63 persen.

Kemudian Bandara Komodo Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (17,46 persen), Bandara HH Aroeboesman Ende (5,57 persen), dan Bandara Frans Seda, Kabupaten Sikka (5,46 persen).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X