Rusun Universitas Siliwangi Dialihfungsikan Jadi Tempat Nakes Covid-19

Kompas.com - 29/04/2020, 22:42 WIB
Rusunawa Universitas Siliwangi di Tasikmalaya, Jawa Barat. Dok. TIM KOMUNIKASI PUBLIK SNVT PENYEDIAAN PERUMAHAN PROVINSI JAWA BARAT/ BAGIAN HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK DITJEN PERUMAHAN KEMENTERIAN PUPRRusunawa Universitas Siliwangi di Tasikmalaya, Jawa Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalihfungsikan sementara rumah susun ( rusun) mahasiswa Universitas Siliwangi (Unsil) di Tasikmalaya, Jawa Barat ,sebagai tempat karantina bagi para tenaga kesehatan (nakes) yang menangani pasien terinfeksi Covid-19.

Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Jawa Barat Ridwan Dibya Sudartha mengatakan, awalnya rusun mahasiswa Universitas Siliwangi tersebut disiapkan untuk isolasi pasien Covid-19 sesuai dengan permintaan anggota DPR RI Komisi V dan Walikota Tasikmalaya.

"Namun, permintaan kebutuhan berubah. Sehingga, menjadikan rusun ini tempat untuk karantina bagi para perawat,” ujar Ridwan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (29/4/2020).

Baca juga: RSUD AM Djoen Sintang Diizinkan Manfaatkan Rusun untuk Karantina

SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Jawa Barat juga telah menyiapkan beberapa fasilitas pendukung sesuai protokol pencegahan Covid-19 di rusun tersebut.

Pihaknya berharap, rusun ini dapat digunakan secara maksimal. Sehingga, dapat membantu Pemerintah Daerah (Pemda) Tasikmalaya dalam penanganan dan mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Provinsi Jawa Barat.

"Kami juga menyiapkan satu unit tempat cuci tangan di setiap akses pintu masuk (rusun), serta memasang imbauan kepada masyarakat guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 berupa banner berukuran besar yakni "PUPR Bersatu Atasi Covid-19" dari Kementerian Kesehatan," pungkas Ridwan.

Sebagai informasi, Rusun Mahasiswa Universitas Siliwangi di Tasikmalaya dibangun oleh SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Jawa Barat sebanyak satu menara pada tahun 2019 lalu.

Rusun setinggi tiga lantai tersebut memiliki 43 unit hunian yang terdiri dari 41 unit hunian reguler dan dua unit hunian khusus penyandang disabilitas.

Lokasi dua unit hunian khusus penyandang disabilitas tersebut berada di lantai dasar.

Rusun tersebut memiliki luas bangunan sebesar 1.963 meter persegi dan dapat menampung 86 orang.

Saat ini, sudah ada 38 perawat termasuk tim farmasi dari RSI Hj. Siti Muniroh di Tasikmalaya yang telah menghuni Rusun ini.

“Kami akan memanfaatkan Rusun Unsil ini sebagai tempat tinggal sementara kami selama lebih kurang 3 bulan ke depan," kata salah seorang perawat, Nadia.

Guna meningkatkan pengamanan di lingkungan rusun, pihak TNI pun saling bergantian berjaga selama 12 jam sekali dan satu regu berisikan sebanyak 3 orang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angka Pencari Rumah yang Menghindari Klaster Penularan Covid-19 Meningkat

Angka Pencari Rumah yang Menghindari Klaster Penularan Covid-19 Meningkat

Hunian
Tahun 2020, Anggaran Ditjen Cipta Karya Terserap Rp 14,96 Triliun

Tahun 2020, Anggaran Ditjen Cipta Karya Terserap Rp 14,96 Triliun

Berita
Rumah di CitraLand Lampung Roboh, Ciputra Siap Bertanggung Jawab

Rumah di CitraLand Lampung Roboh, Ciputra Siap Bertanggung Jawab

Berita
Usai Pandemi, 55,6 Persen Karyawan Pilih Kombinasi WFO dan WFH

Usai Pandemi, 55,6 Persen Karyawan Pilih Kombinasi WFO dan WFH

Perkantoran
Rincian Program Prioritas Cipta Karya dengan Anggaran Rp 26,56 Triliun

Rincian Program Prioritas Cipta Karya dengan Anggaran Rp 26,56 Triliun

Berita
Satu Buku untuk Satu Sertifikat Tanah Elektronik Cegah Penggandaan

Satu Buku untuk Satu Sertifikat Tanah Elektronik Cegah Penggandaan

Berita
Living World Kota Wisata, Mal Terbesar di Timur Jakarta Telan Investasi Rp 1,4 Triliun

Living World Kota Wisata, Mal Terbesar di Timur Jakarta Telan Investasi Rp 1,4 Triliun

Berita
Pasar PON Trenggalek dan Legi Ponorogo Siap Diserahkan ke Pemda

Pasar PON Trenggalek dan Legi Ponorogo Siap Diserahkan ke Pemda

Ritel
Kata Pengamat, Kekuatan Hukum Sertifikat Elektronik Sama dengan Konvensional

Kata Pengamat, Kekuatan Hukum Sertifikat Elektronik Sama dengan Konvensional

Berita
Jokowi: Tol Kayu Agung-Palembang Hemat Waktu Tempuh hingga 75 Persen

Jokowi: Tol Kayu Agung-Palembang Hemat Waktu Tempuh hingga 75 Persen

Berita
Resmi Beroperasi, Tol Kayu Agung-Kramasan Lintasi Salah Satu Jembatan Terpanjang di Indonesia

Resmi Beroperasi, Tol Kayu Agung-Kramasan Lintasi Salah Satu Jembatan Terpanjang di Indonesia

Berita
[POPULER PROPERTI] Sertifikat Tanah Elektronik Berlaku Tahun 2021

[POPULER PROPERTI] Sertifikat Tanah Elektronik Berlaku Tahun 2021

Berita
Mulai Selasa, Operasional Transjakarta Diperpanjang hingga Pukul 21.00 WIB

Mulai Selasa, Operasional Transjakarta Diperpanjang hingga Pukul 21.00 WIB

Berita
Digugat Tommy Soeharto, Kementerian ATR/BPN Siap Hadir di Pengadilan

Digugat Tommy Soeharto, Kementerian ATR/BPN Siap Hadir di Pengadilan

Berita
Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Anak Usaha Barito Pacific Salurkan Sembako

Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Anak Usaha Barito Pacific Salurkan Sembako

Kawasan Terpadu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X