Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemerintah Ubah Barak TNI AD Jadi Rumah Kopel 36 Meter Persegi

Kompas.com, 21 April 2020, 14:14 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pembangunan 50 unit rumah khusus (rusus) bagi prajurit TNI Angkatan Darat (AD) di Asrama Militer Hidayat yang bertugas di KODAM/XII Tanjungpura di Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat.

“Kami sedang menyelesaikan pembangunan 50 rusus di Asrama Militer Hidayat untuk prajurit di lingkungan TNI Angkatan Darat yang bertugas di KODAM/XII Tanjungpura di Pontianak,” ujar Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Barat Andy Suganda dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (21/4/2020).

Andy menjelaskan, pembangunan rusus tersebut merupakan bagian dari Program Sejuta Rumah.

Adanya pembangunan rusus tersebut diharapkan, memberi bermanfaat bagi prajurit TNI sehingga mereka fokus untuk bertugas di lapangan.

SNVT Penyediaan Perumahan Kalimantan Barat pada tahun anggaran 2019 membangun 50 unit rusus Asrama Militer Hidayat yang terletak di Jalan Alianyang, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Baca juga: Pemerintah Bangun 95 Unit Rusus di Papua Barat

Rusus tersebut dibangun dengan bentuk kopel tipe 36 dan dilengkapi dengan fasilitas dua kamar tidur, ruang tamu, kamar mandi, jaringan air PDAM, jaringan listrik, serta fasilitas prasana, sarana dan utilitas (PSU).

“Total anggaran untuk pembangunan 50 rumah khusus tersebut sekitar Rp 7 miliar,” terang Andy.

Dalam program pembangunan rusus ini, pihak SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Barat menggandeng PT. Sinar Agung Mandiri sebagai penyedia jasa dan PT. Visiprana sebagai konsultan.

Andi mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan KODAM/XII Tanjungpura secara intens guna memberikan hunian terbaik bagi prajurit TNI.

Dari data yang dihimpun di KODAM/XII Tanjungpura, Asrama Militer Hidayat telah dibangun pada tahun 1950.

Kondisi asrama tersebut sebelumnya masih berbentuk barak dengan struktur material kayu dan atap terbuat dari kayu ulin.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau