Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jalan Utama Cianjur Tertutup Longsor, Dinas PUPR Turunkan 2 Alat Berat

Kompas.com, 11 April 2020, 13:51 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jawa Barat menurunkan dua alat berat dan empat unit dump truk untuk menyingkirkan material longsor di Jalan Utama Selatan Cianjur.

Material longsor tersebut menutup seluruh badan jalan sepanjang 80 meter dengan ketinggian 8 meter. Akibatnya jalan utama menuju selatan Cianjur atau sebaliknya belum dapat dilalui.

Arus kendaraan menuju Cianjur atau sebaliknya dialihkan menuju jalur alternatif.

Pengawas ruas jalan Sukanagara-Sindangbarang UPTD PUPR Jabar Bubun Bunyamin mengatakan, upaya pembersihan terkendala panjang dan tebalnya material longsor.

Petugas harus bekerja keras hingga 24 jam secara bergiliran agar jalan utama tersebut kembali dapat dilalui.

Baca juga: Jalan Putus Akibat Longsor, Pemkab Trenggalek Buat Badan Jalan Baru

"Sejak malam kemarin, upaya pembersihan langsung dilakukan dua alat berat yang diturunkan. Namun panjang dan tebalnya longsoran, membuat waktu yang dibutuhkan cukup lama. Harapan kami besok (Sabtu) jalan sudah dapat terbuka dan dilalui secara normal dua arah," ucap Bubun seperti dikutip dari Antara, Sabtu (11/4/2020).

Bubun menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun dua unit sepeda motor milik warga tertimbun dan sudah dievakuasi petugas.

Pihaknya akan berupaya membangun tembok penahan tanah sebagai upaya pencegahan terjadinya longsor susulan.

"Kami mengimbau warga atau penguna jalan dengan tujuan selatan atau menuju Cianjur untuk terus waspada dan berhati-hati karena disepanjang jalur Sukanagara-Sindangbarang rawan longsor dan terdapat sejumlah titik jalan amblas," lanjut Bubun.

Sementara itu, warga dengan tujuan selatan atau sebaliknya menuju Cianjur diarahkan mengunakan jalur alternatif sebelum lokasi longsor meskipun jarak tempuh menjadi lama.

Sejumlah petugas dari Polsek Sukanagara dan Koramil Sukanagara sudah dikerahkan untuk mengarahkan warga ke jalur alternatif.

"Kami masih bisa melintas meskipun jalan alternatif sempit namun landasan jalan cukup layak dilalui. Harapan kami jalur utama Sukanagara dapat segera dibuka dan dilalui kembali secara normal," kata salah seorang warga Kecamatan Cilaku, Cianjur Angga Supriyadi.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau