Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jalan Putus Akibat Longsor, Pemkab Trenggalek Buat Badan Jalan Baru

Kompas.com, 7 April 2020, 13:08 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur membangun jalan baru di jalur selingkar Wilis menuju Kecamatan Bendungan yang sempat terputus total akibat terdampak longsor Sabtu (4/4/2020) sore.

Senin (6/4/2020) di lokasi longsor Desa Suren Lor, Kecamatan Bendungan sudah terlihat alat berat jenis ekskavator untuk membuat ruas badan baru yang menghubungkan jalan pemukiman setempat.

Jarak antara titik badan jalan antar kecamatan yang amblas terseret longsor dengan jalan baru ini sekitar 25 meter dengan bentuk melingkar dan terbentang kurang lebih 40 meter.

Baca juga: Perbaikan Longsor di Sekitar Tol Cipularang Tuntas April 2020

"Pelebaran dan jalan tembus dilakukan agar kendaraan roda empat bisa melintas menuju pemukiman yang ada di atas (Kota Kecamatan Bendungan dan sekitarnya hingga wilayah Tulungagung) atau sebaliknya," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Trenggalek Ramelan seperti dikutip dari Antara, Selasa (7/4/2020).

Jika selesai tahap pembukaan dan pelebaran jalan, pihaknya akan melakukan pengerasan badan jalan.

Sejumlah kendaraan, khususnya kendaraan roda dua sudah mulai melintas di sela-sela pengerjaaan jalan.

Longsor di titik longsor Desa Suren Lor itu terjadi akibat hujan dengan intensitas curah yang tinggi. Panjang jalan yang putus akibat longsor sekitar 25 meter.

Satu sisi jalan merupakan tebing tinggi tanpa penahan. Sementara sisi lainnya adalah jurang yang langsung berbatasan dengan sungai dengan kedalaman lebih dari 30 meter.

Sementara itu, Kepala Desa Surenlor Sujiono mengatakan, jalur alternatif yang ada memiliki lebar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter.

"Mulai pagi warga sudah gotong royong untuk melebarkan jalur alternatif. Rencananya kami buat sekitar 4,5 meter lebarnya," ucap Sujiono.

Pihak desa akan mengusulkan beberapa pilihan jalur lain untuk dipilih sebagai jalan utama nantinya.

"Kami koordinasikan dengan PU dulu, yang paling pas yang mana," jelas Sujiono.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau