Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemasangan Jaringan Pipa Transmisi di Pulau Galang Rampung

Kompas.com, 20 Maret 2020, 22:41 WIB
Rosiana Haryanti,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PPUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, guna menunjang fasilitas observasi dan isolasi penyakit infeksi menular di Pulau Galang, Batam, pihaknya membangun instalasi pengolahan air (IPA).

Nantinya, air pada fasilitas tersebut bersumber dari Waduk Monggang Rempak dengan kapasitas 5 liter per detik.

"Untuk menunjang fasilitas observasi dan isolasi, kami akan bangun instalasi pengolahan air (IPA) dengan kapasitas 5 liter per detik yang bersumber dari Waduk Monggak Rempang,”kata Basuki dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (20/32020).

Untuk merealisasikannya, Kementerian PUPR telah merampungkan pemasangan jaringan pipa transmisi air baku dari Waduk Monggang Rempang menuju Embung Camp Vietnam sepanjang 13,85 kilometer.

Baca juga: Konstruksi Fasilitas Isolasi Corona di Pulau Galang Capai 32 Persen

Pemasangan pipa transmisi air baku dari Waduk Monggak Rempang selesai. Fasilitas ini akan digunakan untuk mendukung fasilitas observasi dan isolasi di Pulau Galang BatamDok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Pemasangan pipa transmisi air baku dari Waduk Monggak Rempang selesai. Fasilitas ini akan digunakan untuk mendukung fasilitas observasi dan isolasi di Pulau Galang Batam
Pembangunan infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) tersebut bertujuan untuk mendukung ketersediaan air baku bagi fasilitas observasi/penampungan/karantina untuk pengendalian infeksi penyakit menular.

Pemasangan pipa transmisi berdiameter 4 inchi ini telah dilakukan sejak 8 Maret 2020. Selain itu, Kementerian PUPR juga memasang IPA dengan dengan kapasitas 5 liter per detik serta reservoir berkapasitas 50 meter kubik dari Waduk Monggak Rempang.

Adapun progres konstruksinya mencapi 95 persen.

Pemasangan pipa transmisi air baku dari Waduk Monggak Rempang selesai. Fasilitas ini akan digunakan untuk mendukung fasilitas observasi dan isolasi di Pulau Galang BatamDok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Pemasangan pipa transmisi air baku dari Waduk Monggak Rempang selesai. Fasilitas ini akan digunakan untuk mendukung fasilitas observasi dan isolasi di Pulau Galang Batam
Waduk Monggak Rempang

Waduk Monggak Rempang menjadi pilihan sumber air baku di fasilitas observasi ini. Alasannya, waduk ini memiliki debit air yang cukup yakni sebesar 232 liter per detik.

Selain itu, lokasinya pun tidak jauh dari Pulang Galang, yakni 16 kilometer.

Adapun volume tampungan waduk mencapai 5,1 juta meter kubik dengan luas genangan mencapai 154,6 hektar.

Baca juga: Beton Pracetak untuk Pusat Karantina Pulau Galang Mulai Dikirim

Selain memanfaatkan Waduk Monggak Rempang, Kementerian PUPR menyiapkan tiga alternatif tampungan air lainnya, yaitu Embung Camp Vietnam dengan debit 0,11 liter per detik dan berjarak 1,6 kilometer.

Saat ini Balai Wilayah Sungai Sumatera IV Ditjen SDA melakukan pengerkan dan perluasan Embung Camp Vietnam. Nantinya, luas waduk bertambah dari 0,082 hektar menjadi 0,67 hektar.

Pekerjaan lain yang dilakukan adalag penggalian seluas 6.500 meter kubik dan timbunan 2.000 meter kubik.

Progresp pengerjaannya mencapaii 81 persen serta ditargetkan rampung pada Sabtu (21/3/2020).

Selain Embung Camp Vietnam, terdapat Embung Setotok dengan debit 1,5 liter per detik dan berjarak 35 kilometer, dan Waduk Sei Gong dengan debit 400 liter per detik serta berjarak 4,1 kilometer.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau