KOMPAS.com - Perusahaan kosmetik asal Amerika Serikat, Glossier, mengumumkan penutupan seluruh kantornya di Amerika Serikat yang tersebar di 2 wilayah, New York dan Atlanta karena pandemi virus Corona.
CEO Glossier Emily Weiss mengyampaikan hal tersebut kepada pelanggan pada Jumat (13/3/2020) waktu setempat.
Tak hanya menutup kantornya di 2 wilayah, Emily juga mengatakan, Glossier akan membatalkan pembukaan toko baru produk perawatan tubuh dan tata rias tersebut di Arizona.
Baca juga: Sejarah London dari Kacamata Warna-warni Glossier
"Meskipun ini mungkin bukan keputusan yang tepat untuk setiap perusahaan, namun kami tak ingin memberi dampak atas penyebaran virus," ucap Emily.
Melansir Business Insider Singapore, toko baru Glossier dijadwalkan akan resmi dibuka pada Rabu (17/3/2020) waktu setempat.
Meski begitu, Emily mengaku bahwa keputusan tersebut memang sulit dilakukan dan dirinya berjanji akan memberikan kompensasi untuk para karyawannya selama 2 minggu ke depan.
Tak hanya di Amerika Serikat, toko ritel Glossier juga di London, Inggris, pun ditutup pada waktu yang sama, Jumat (13/3/2020).
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.