Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Tips Bikin Pencahayaan di Rumah

Kompas.com, 19 Februari 2020, 21:35 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Salah satu elemen penting yang perlu Anda perhatikan adalah pencahayaan.

Pencahayaan rumah memiliki fungsi penting untuk memisahkan ruang, estetika, bahkan dapat memperbaiki suasana hati Anda.

Maka dari itu, Anda perlu memperhatikan pencahayaan dengan tepat.

Melansir Better Homes & Garden berikut tiga tips mudah mengatur pencahayaan lampu di rumah.

1. Perhatikan lapisan cahaya di setiap ruang

Meski pencahayaan yang terang dipercaya dapat menambah energi positif di rumah, bukan berarti sistem pencahayaan yang berlebihan harus diterapkan.

Untuk itu, Anda perlu memperhatikan sistem pencahayaan yang pas terutama ruang kamar tidur, kamar mandi, serta foyer (ruang transit tamu).

Caranya, pilihlah lampu dengan kekuatan cahaya atau watt yang lebih sedikit dibanding dengan ruang lainnya.

Dengan begitu, akan terjadi keseimbangan lapisan cahaya antara ruang yang memang diprioritaskan untuk pencahayaan terang dengan yang redup.

2. Atur pencahayan sesuai ukuran ruang

Selain harus memperhatikan lapisan cahaya di setiap ruangan, Anda juga perlu  memperhatikan pencahayaan sesuai dengan ukuran ruang di rumah.

Misalnya, Anda ingin menerapkan pencahayaan yang terang untuk ruang tamu, hal tersebut tak masalah selama ruang tamu berukuran besar.

Jika ruang di rumah Anda tak terlalu besar, lebih baik gunakan pencahayaan sesuai dengan kebutuhan ruang.

3. Pilih ukuran lampu yang tepat

Tak berhenti hanya sampai mengatur pencahayaan sesuai ukuran ruang, Anda juga perlu memilih ukuran lampu yang tepat.

Tak semua ruangan di dalam rumah harus mendapatkan jenis lampu yang sama, Anda perlu memperhatikan ukuran lampu yang sesuai dengan kebutuhan ruang.

Untuk fungsi estetika, Anda bisa menggunakan ukuran lampu yang besar sehingga menarik perhatian seluruh anggota rumah dan juga tamu.

Sedangkan untuk kebutuhan di kamar mandi, cukup gunakan lampu yang tak terlalu besar dengan ukuran dan pencahayaan yang sesuai.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau