Anies Baswedan Dukung Pembangunan Gedung Baru PBNU

Kompas.com - 31/01/2020, 20:03 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (26/1/2020). KOMPAS.com/NURSITA SARIGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (26/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan dukungannya terhadap pembangunan gedung baru Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU) di Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat. 

Kepastian ini dikemukakan Anies saat prosesi ground breaking, Jumat (31/1/2020) yang bertepatan dengan hari lahir NU ke-94.

Menurut Anies, gedung baru PBNU harus dibangun on schedule (tepat waktu), on quality (tepat kualitas), dan on budget (tepat anggaran).

"Sesuai waktu, sesuai anggaran, dan sesuai kualitasnya," kata Anies.

Baca juga: Anies Baswedan: Indonesia Layak Gelar Olimpiade

Dia melanjutkan, Jl Kramat Raya, merupakan salah satu koridor tertua, dan bersejarah di Jakarta. Hal ini ditandai dengan eksistensi Pasar kramat yang sudah berusia lebih dai 600 tahun.

Bahkan, kawasan Paseban, di Matraman, sempat menjadi tempat parkir bagi pasukan Sultan Agung saat melawan penjajahan Belanda.

"Kami ingin mengonversi perjalanan waktu (sejarah) itu menjadi sebuah ruang yang bisa meningkatkan produktivitas dan perekonomian masyarakat," kata Anies.

Gedung baru PBNU yang berada tepat di belakang gedung lama, merupakan hasil kemitraan antara Kresna Group dengan PBNU.

Dirancang setinggi 9 lantai, konsep gedung baru PBNU mengusung pendekatan smart building yang ditargetkan rampung konstruksinya sebelum Muktamar NU pada 22 Oktober mendatang.

"Ini akan menjadi gedung futuristik yang dapat mengakomodasi kegiataan masyarakat dan warga Nahdliyin," ujar CEO Kresna Group Michael Steven.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X