Setelah Diresmikan, Underpass YIA Akan Dijaga Petugas

Kompas.com - 31/01/2020, 16:27 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X (kanan) dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, meninjau underpass New Yogyakarta International Airport (NYIA) yang diresmikan, di Yogyakarta, Jumat (31/01/2020). Underpass YIA dibangun dengan panjang 1,3 kilometer ISTANA PRESIDEN/AGUS SUPARTOPresiden Joko Widodo (tengah) didampingi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X (kanan) dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, meninjau underpass New Yogyakarta International Airport (NYIA) yang diresmikan, di Yogyakarta, Jumat (31/01/2020). Underpass YIA dibangun dengan panjang 1,3 kilometer

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Setelah diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kementerian PUPR akan menempatkan petugas untuk berpatroli di sepanjang underpass  Yogyakarta International Airport (YIA).

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII (Jawa Tengah-DIY) Kementerian PUPR Akhmad Cahyadi memastikan hal itu.

“Setelah diresmikan Presiden, kami akan menempatkan petugas-petugas disini,” ucap Akhmad saat meninjau persiapan peresmian underpass Yogyakarta Internationational Airport, Kulonprogo, Kamis, (30/1/2020).

Baca juga: Presiden Jokowi Resmikan Underpass Terpanjang di Indonesia

Penempatan petugas di sepanjang jalan bawah tanah ini dilakukan untuk mengedukasi para pengendara yang melintas agar tak sembarangan berhenti di kawasan tersebut.

Mengingat, terowongan dihiasi ornamen-ornamen menarik seperti tarian khas Kulonprogo dan Yogyakarta, yaitu Tari Jathilan dan Tari Angguk Putri di sisi kanan dan kiri, sehingga mengundang pengendara berswafoto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pelarangan pengendara berhenti di sepanjang underpass dimaksudkan untuk keselamatan dan keamanan.

Hal ini karena jalan bawah tanah tersebut berkelok dan memiliki panjang yang tak biasa seperti underpass pada umumnya.

Akhmad menuturkan, nantinya Kementerian PUPR juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat serta Kementerian Perhubungan untuk berpatroli di underpass.

Jika ada pengendara yang melanggar aturan, seperti berswafoto atau berhenti di sekitar underpass, akan ditegur petugas.

“Kalau nanti ada yang ketahuan (berhenti dan berfoto), nanti kami meminta petugas untuk tegur,” pungkas Akhmad.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X