Jika Usulan Kadin Diterapkan, Ini yang Terjadi di Sektor Perumahan

Kompas.com - 24/01/2020, 14:13 WIB
Plt. Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Properti, Setyo Maharso KOMPAS.com/ROSIANA HARYANTIPlt. Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Properti, Setyo Maharso

JAKARTA, KOMPAS.com - Properti merupakan sektor yang bisa menggerakkan perekonomian Nasional.

Menurut Plt. Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri ( Kadin) Bidang Properti Setyo Maharso, sedikitnya ada 174 industri yang turut terlibat di sektor ini.

"Kalau industri properti berjalan, tentu 174 industri ini berjalan. Sehingga pertumbuhan ekonomi terjaga. Kemudian perputaran duit terjaga, mulai industri rumahan pembuatan batu bata, batu kerikil sampai industri berat seperti semen dan besi," ucap Setyo di Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Namun saat ini, ratusan industri tersebut sedang menghadapi masalah. Pasalnya, di segmen pasar rumah subsidi, penyaluran kredit untuk masyarakat berpenghasilan rendah ( MBR) melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada tahun 2020 turun signifikan dibandingkan tahun 2019 dan 2018.

Baca juga: Kuota Rumah Subsidi Seret, Ini Siasat Kadin dan Pengembang

Anggaran FLPP tahun ini yang dialokasikan Pemerintah hanya Rp 11 triliun untuk membiayai 97.700 unit rumah. Padahal kebutuhan rumah subsidi pada tahun ini sebanyak 260.000 unit. 

Permasalahan lainnya adalah sebanyak 60 persen pengembang Indonesia bergerak di segmen rumah sederhana.

Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida mengatakan pada tahun ini semua pengembang sepakat dana FLPP yang dianggarkan akan habis pada April 2020.

Jika hal ini terjadi, maka backlog akan semakin besar. Setyo menambahkan, beban pemerintah pun turut meningkat.

Sementara dari segi kebutuhan masyarakat susah mendapatkan subsidi, masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) akan mendapatkan rumah dengan harga normal.

Kemudian para pengusaha yang bergerak di bidang properti akan kehilangan pekerjaan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X