Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sempat Diisukan Mangkrak, Begini Perkembangan Meikarta

Kompas.com, 21 Januari 2020, 19:00 WIB
Rosiana Haryanti,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah berbagai kontrovesi yang menjerat pembangunan Meikarta, proyek ini sempat diisukan mangkrak.

Tetapi saat ini, konstruksi kota mandiri yang dibangun oleh PT Mahkota Sentosa Utama anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk di Cikarang tersebut menunjukkan perkembangan.

Chief Marketing Officer Meikarta Lilies Surjono menuturkan, perusahaan sudah melakukan prosesi tutup atap 22 tower di District 1 pada tahun 2019.

Sedangkan proses topping off enam menara sisanya rencananya akan dilaksanakan pada akhir Februari 2020.

Baca juga: Ganti Logo Meikarta, Lippo Janji Penuhi Target Penyelesaian

Setelah proses ini, Meikarta mempercepat pembangunan District 2 sebanyak 30 menara. Lilies mengungkapkan total hunian yang ada di District 1 dan 2 sekitar 20.000 unit.

"28 tower ada di District 1 sedangkan 30 tower ada di District 2. Total hunian ada sekitar 20.000-an unit, terdiri dari studio sampai empat kamar tidur," kata Lilies di Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Sebagai informasi, pembangunan di District 2 sudah dimulai sejak tahun lalu. Hingga saat ini progres konstruksinya mencapai 40 persen.

Menurut Lilies, konstruksi tutup atap proyek di District 2 akan dimulai secara bertahap pada awal tahun 2021.

"District 2 pembangunan dari tahun lalu udah dimulai, ada raft foundation-nya udah mulai. Target mulai topping off mulai awal tahun 2021," kata dia.

Progres pembangunan mEIKARTADok. Meikarta Progres pembangunan mEIKARTA
Selain itu, pengembang juga sudah melakukan proses pra-serah terima sebanyak 400 unit. Adapun serah terima keseluruhan unit di distrik ini dilaksanakan pada pertengahan tahun 2021.

Sebelumnya, pengembang juga telah menyelesaikan pembangunan area central park serta area komersial di District 1. Hingga saat ini terdapat lebih dari 20 tenant yang bergabung.

Lilies menambahkan penjualan District 1 dan 2 sudah mencapai 80 persen. Harga per meter perseginya berada di angka Rp 10 juta-Rp 10,5 juta. Angka tersebut mengalami peningkatan dari harga awal sekitar Rp 6 juta per meter persegi.

"Prioritas pembeli adalah penghuni yang nanti akan membuat kota bisa hidup," ucap dia.

Lilies mengungkapkan, minat konsumen ada pada apartemen tipe studio dengan komposisi sekitar 30-40 persen dari total penjualan. Apartemen tipe ini dipilih lantaran dianggap paling terjangkau harganya.

Baca juga: Kabar Terbaru Meikarta, 22 Tower Sudah Topping Off

Harga per unitnya pada kuartal IV-2019 sekitar Rp 198 juta. Namun saat ini, harga hunian tipe tersebut berada di angka Rp 200 jutaan.

Pada tahun lalu, penjualan hunian baik di District 1 dan 2 mencapai lebih dari 1.000 unit. Adapun target penjualan tahun ini meningkat 25 persen dibanding tahun sebelumnya.

"Tahun 2019 lebuh dari 1.000 mungkin antara 1.200-1.300 (unit), berarti 25 persen dari angka itu," kata Lilies.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau