Kementerian PUPR Rancang 3 Strategi Hadapi Revolusi Industri 4.0

Kompas.com - 19/01/2020, 14:32 WIB

Direktur Rumah Umum dan Komersial Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Yusuf Hariagung (kanan) berbincang-bincang dengan Kepala Dinas Perkim Provinsi Sumsel (kedua dari kiri) usai Rakor Persiapan Ground Breaking P2BK di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (17/1/2020) Dok. BAGIAN HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK DITJEN PENYEDIAAN PERUMAHAN KEMENTERIAN PUPR Direktur Rumah Umum dan Komersial Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Yusuf Hariagung (kanan) berbincang-bincang dengan Kepala Dinas Perkim Provinsi Sumsel (kedua dari kiri) usai Rakor Persiapan Ground Breaking P2BK di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (17/1/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyiapkan sejumlah strategi khusus dalam sektor pembangunan infrastruktur dan perumahan rakyat untuk menghadapi revolusi industri 4.0.

“Kami siap menghadapi revolusi industri 4.0 untuk bidang pembangunan infrastruktur dan perumahan di Indonesia,” ujar Direktur Rumah Umum dan Komersial Direktorat Jenderal penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Yusuf Hariagung dalam keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Jumat (17/1/2020).

Yusuf menjelaskan, ada tiga rencana aksi yang akan dilaksanakan Kementerian PUPR dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Pertama, persiapan infrastruktur yakni software dan hardware, penguatan database dan pemanfaatan teknologi dengan mempertimbangkan kecepatan akses, keandalan, serta keamanan data.

Kedua, persiapan sumber daya manusia (SDM) dengan baik seperti Aparatur Sipil Negara (ASN) PUPR, maupun para penyedia jasa yakni tenaga ahli konsultan dan kontraktor yang akan mengoperasikan teknologi.

Terakhir, menugaskan Direktorat Jenderal teknis untuk menyiapkan pilot project infrastruktur untuk direncanakan, didesain, dilaksanakan dan dikelola menggunakan berbagai pilihan teknologi digital pada 2020.

Baca juga: Kementerian PUPR Minta Pemda Duplikasi Bantuan Perumahan Swadaya

“Kami juga berharap pemanfaatan internet dan teknologi dalam mempermudah suatu pekerjaan baik itu untuk pendididikan dan pekerjaan," ucap Yusuf.

Yusuf melanjutkan, mahasiswa sebagai generasi milenial juga dapat menjadikan internet sebagai media komunikasi dan belajar di luar perkuliahan di lingkungan kampus.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X