Kompas.com - 10/01/2020, 17:49 WIB
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono ditemui di Kantor Kemenko Maritim dan Investasi, Jakarta, Jumat (3/1/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIMenteri PUPR, Basuki Hadimuljono ditemui di Kantor Kemenko Maritim dan Investasi, Jakarta, Jumat (3/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan untuk mengatasi banjir di wilayah Jawa Barat saat ini sudah dibangun Terowongan Nanjung.

Pembangunan Terowongan Nanjung tersebut terbukti memperlancar aliran Sungai Citarum ke hilir. Dengan demikian, genangan banjir di Bandung akan berkurang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kemudian di Sungai Citarum kami bikin Terowongan Nanjung 2," ucap Basuki, di Kementerian PUPR, Jumat (10/1/2020).

Terowongan Nanjung tersebut memiliki dua tunnel dengan panjang masing-masing 230 meter dan diameter 8 meter.

Menurut Basuki, dibangunnya Terowongan Nanjung tersebut terbukti efektif dalam mengurangi banjir di Bandung, Jawa Barat.

Baca juga: Selain Bendungan Karian, Pemerintah Bangun Tanggul Atasi Banjir Lebak

Basuki mencontohkan saat terjadi banjir besar pada 17 Desember 2019 lalu, banjir Bandung dapat teratasi dengan adanya Terowongan Nanjung.

"Dibandingkan pada saat dulu belum ada terowongan, 300 milimeter itu (orang) sudah pakai sampan. Sekarang 424 milimeter orang masih pakai mobil," terang Basuki.

Pembangunan Terowongan Nanjung telah dimulai sejak November 2017 oleh kontraktor PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk KSO dengan anggaran APBN sebesar Rp 316,01 miliar.

Selain Terowongan Nanjung, Kementerian PUPR telah membangun Kolam Retensi Cienteung seluas 25 hektar, Embung Gedebage, dan Sodetan Sungai Cisangkuy untuk mengatasi banjir.

Ketiga infrastruktur tersebut berfungsi dengan baik sebagai pengendali banjir di Kecamatan Dayeuhkolot dan Kabupaten Bojongsoang yang sebelumnya terdampak banjir paling parah.

Pembangunan sejumlah infrastruktur pengendali banjir di Provinsi Jawa Barat tersebut merupakan bagian dari penataan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum atau dikenal dengan Program Citarum Harum.

Hal tersebut sejalan dengan amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER PROPERTI] 4 Sertifikat Tanah Milik Keluarga Nirina Zubir Diblokir BPN

[POPULER PROPERTI] 4 Sertifikat Tanah Milik Keluarga Nirina Zubir Diblokir BPN

Berita
Kehadiran Kawasan TOD Bisa Pangkas Emisi Karbon di Jakarta

Kehadiran Kawasan TOD Bisa Pangkas Emisi Karbon di Jakarta

Hunian
Sofyan Imbau Masyarakat Jangan Mudah Percaya Serahkan Sertifikat Tanah pada Orang Lain

Sofyan Imbau Masyarakat Jangan Mudah Percaya Serahkan Sertifikat Tanah pada Orang Lain

Berita
Jasa Marga Catat Overspeed Paling Banyak di Tol Layang MBZ dan Tol Dalam Kota

Jasa Marga Catat Overspeed Paling Banyak di Tol Layang MBZ dan Tol Dalam Kota

Berita
Bendungan Cipanas Penuhi Kebutuhan Irigasi Pertanian di Dua Kabupaten, Ini Progresnya

Bendungan Cipanas Penuhi Kebutuhan Irigasi Pertanian di Dua Kabupaten, Ini Progresnya

Konstruksi
Di Jepang, IKEA Sewakan Apartemen Mini Seharga Rp 12.481 Per Bulan

Di Jepang, IKEA Sewakan Apartemen Mini Seharga Rp 12.481 Per Bulan

Apartemen
Ciputra International Dipasarkan Melalui Virtual Marketing Gallery Experience

Ciputra International Dipasarkan Melalui Virtual Marketing Gallery Experience

Apartemen
Harga Properti Turun, Saatnya Berburu Hunian di Jakarta Barat

Harga Properti Turun, Saatnya Berburu Hunian di Jakarta Barat

Hunian
Hingga September 2021, SMF Cetak Laba Rp 400 Miliar

Hingga September 2021, SMF Cetak Laba Rp 400 Miliar

Berita
Berkat Digitalisasi, Krakatau Steel Raup Laba Bersih Rp 1,05 Triliun

Berkat Digitalisasi, Krakatau Steel Raup Laba Bersih Rp 1,05 Triliun

Berita
Mudahkan Konsumen Beli Baja, Krakatau Steel Luncurkan KRASmart Marketplace

Mudahkan Konsumen Beli Baja, Krakatau Steel Luncurkan KRASmart Marketplace

Berita
Jasa Sewa Mobil dan Okupansi Hotel di Mandalika Meningkat Tajam Saat WSBK

Jasa Sewa Mobil dan Okupansi Hotel di Mandalika Meningkat Tajam Saat WSBK

Berita
Ini Tantangan dalam Mencari Rumah, Apa Saja?

Ini Tantangan dalam Mencari Rumah, Apa Saja?

Perumahan
Mirip Wisma Atlet, Rusun ASN Rp 25 Miliar Mulai Dibangun di Papua

Mirip Wisma Atlet, Rusun ASN Rp 25 Miliar Mulai Dibangun di Papua

Apartemen
48.000 Sertifikat Tanah di Kaltim dan Kaltara Diserahkan Secara Bertahap

48.000 Sertifikat Tanah di Kaltim dan Kaltara Diserahkan Secara Bertahap

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.