Dituding Penyebab Banjir Tol Cikampek, KCIC Angkat Suara

Kompas.com - 07/01/2020, 18:02 WIB
Proses pemulihan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung terhadap kerusakan akses Jalan Tol jakarta-Cikampek KM+4 Cipinang Melayu. Dokumentasi KCICProses pemulihan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung terhadap kerusakan akses Jalan Tol jakarta-Cikampek KM+4 Cipinang Melayu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menyikapi pemberitaan akhir-akhir ini yang menyebutkan banjir di Jalan Tol Jakarta-Cikampek adalah akibat dari pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, PT Kereta Cepat Indonesia China ( KCIC) angkat bicara.

Direktur Utama PT KCIC Chandra Dwiputra mengatakan aktivitas pembangungan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung sangat memperhatikan aspek teknis dan mekanisme pengendaliannya.

"Namun yang terpenting, adalah berpikir ke depan mencari solusi terhadap permasalahan yang dihadapi," kata Chandra dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Selasa (7/1/2020).

Baca juga: Kemenhub Tuding Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Jadi Biang Banjir di Tol Japek

Menurut Chandra, saat ini PT KCIC sedang mempersiapkan berbagai langkah antisipatif untuk menghadapi cuaca ekstrim.

KCIC berkomitmen untuk melaksanakan tindakan pencegahan terhadap potensi bencana, teramsuk mengidentifikasi risiko-risiko yang berkaitan dengan aspek lingkungan, baik di dalam proyek maupun di daerah sekitar.

Kontraktor Kereta Cepat Jakarta Bandung membantu warga di sekitar KM 18 membersihkan lumpur sisa banjir.Dokumentasi KCIC Kontraktor Kereta Cepat Jakarta Bandung membantu warga di sekitar KM 18 membersihkan lumpur sisa banjir.
Secara paralel ketiga kontraktor Kereta Cepat Jakarta Bandung yakni Sinohydro, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, dan CREC berinisiatif melakukan penyisiran dan penanggulangan ke sejumlah titik yang berpotensi menjadi penyebab banjir dan longsor.

Di antaranya dengan melakukan pemantauan di sejumlah pintu air sungai dan saluran air yang berada di sekitar lokasi proyek untuk memastikan berfungsi dengan normal.

KCIC juga telah menetapkan langkah-langkah strategis sehingga pembangunan bisa tetap berlangsung dengan lancar.

Adapun beberapa penanganan teknis yang telah dilakukan oleh KCIC di proyek Kereta Cepat jakarta Bandung, yakni d sekitar area KM  19.

KCIC turun tangan membantu penanggulangan lingkungan dengan membersihkan tumpukan sampah di Kali Jambe yang semula tersumbat dan menyebabkan banjir.

Di sisi lain, KCIC juga melakukan tindakan pemulihan terhadap kerusakan akses jalan di samping jalan Tol Jakarta-Cikampek KM+4 sekitar exit toll  Jatiwaringin. 

"Hal ini demi memudahkan akses warga," cetus Chandra.

Di jalan yang berlokasi di Jalan Pangkalan Jati VI A tersebut, tengah dilakukan perbaikan dan penguatan akses setelah mengalami longsor.

Pengerjaan jalan ini dipercepat dan dapat digunakan kembali oleh masyarakat segera.

"Seluruh pengerjaan proyek KCJB senantiasa memperhatikan kaidah-kaidah yang diperlukan," tuntas Chandra.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X