Mengawinkan Normalisasi dan Naturalisasi, Solusi Banjir Jakarta

Kompas.com - 03/01/2020, 13:20 WIB
Tampilan banjir Jakarta di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur, dari helikopter yang mengangkut Kepala BNPB Doni Monardo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, saat mereka meninjau kondisi banjir terkini pada Rabu (1/1/2020). DOKUMENTASI BNPBTampilan banjir Jakarta di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur, dari helikopter yang mengangkut Kepala BNPB Doni Monardo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, saat mereka meninjau kondisi banjir terkini pada Rabu (1/1/2020).

Hal tersebut sudah berjalan dan efektif di Belgia dan beberapa negara Eropa lainnya.

Dengan demikian, banjir Jakarta tidak perlu menyita pikiran dalam polemik yang ujung-ujungnya politis. Rakyat mendingan diajak berpikir dalam paradigma turning problem into opportunities.

Normalisasi atau naturalisasi yang dipilih? Ini bukan pilihan dikotomis. Dua-dua nya harus dijalankan. Tapi saat ini pemerintah perlu melakukan normalisasi melalui penertiban dan pembangunan di seluruh kanal banjir yang ada.

Naturalisasi harus dilakukan secara kolektif oleh masyarakat. Baik melalui biopori ataupun RWH,

Saya lebih memilih RWH karena mengingat struktur ekologis Jakarta sudah rusak, belum ditambah dengan intrusi air laut ke dalam sistim aquifer Jakarta.

Jangankan Jakarta, Oslo, Tokyo, dan hampir semua kota kelas dunia mengalami kerusakan total struktur ekologis tanah.

Tapi mereka tidak meratapi apa yNgg sudah terjadi. Kota-kota tersebut pakai akal dan teknologi untuk mencari solusi dengan intervensi insinyur dalam perspektif yang lebih strategis seperti sistem pembuangan limbah bawah tanah, atau kanalisasi.

Kurang air kita marah! Dikasih air berlimpah jadi becana; harusnya bisa menjadi berkah, jika kita kerjakan bersama.

Karena trennya saat ini rekonsiliasi, mengawinkan normalisasi dan naturalisasi bisa jadi gimmick sebagai solusi banjir Jakarta.

Why not!

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X