Tol Cipali Terendam Banjir 1 Jam, Pengelola Minta Maaf

Kompas.com - 31/12/2019, 19:52 WIB
Kondisi Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 136.200 pada Selasa (31/12/2019). HansdoutKondisi Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 136.200 pada Selasa (31/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sempat terendam banjir selama satu jam dengan ketinggian air sekitar 15 cm hingga 20 cm sepanjang 200 meter-250 meter, Tol Cikopo-Palimanan ( Cipali) sudah aman dilintasi.

General Manager Astra Infra Tol Cikopo-Palimanan Suyitno mengungkapkan, genangan terjadi di KM 136.200 sejak pukul 17.00 WIB, arah Jakarta dan Bandung atau sekitar wilayah Cikedung, Indramayu.

"Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan ini," kata Suyitno.

Banjir di Tol Cipali, jelas Suyitno, karena curah hujan dengan intensitas tinggi pada Selasa (31/12/2019). Selain itu, dia menduga genangan juga berasal dari kiriman air dari luar jalan tol.

Suyitno mengatakan, meskipun terendam banjir, kendaraan masih bisa melintas melalui lajur 2 mengingat titik terdalam air ada di lajur 1 serta bahu jalan.

Baca juga: Mulai 3 Januari 2020, Tarif Tol Cipali Kendaraan Golongan I Naik

Petugas Astra Infra Tol Cikopo-Palimanan serta PJR bersiaga dan melakukan pengarahan lalu lintas kepada pengguna jalan yang melintas.

Pengarahaan ini terus dilakukan hingga tidak ada genangan air. Akhirnya, sejak pukul 18.00 WIB, jalan tol sudah bebas dari genangan air dan bisa dilalui dengan aman.

Suyitno membantah genangan air yang terjadi ini, karena tidak berfungsinya saluran air atau drainase jalan tol.

Pihaknya sudah membangun drainase sesuai dengan Detailed Engineering Design (DED) yang telah disetujui oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berdasarkan kondisi setempat pada saat itu.

Namun, dia mengakui, sistem drainase yang ada di jalan tol hanya berfungsi sebagai saluran untuk menampung dan mengalirkan air hujan dan atau air yang berasal dari permukaan badan jalan tol.

"Jadi tidak berfungsi untuk menampung air akibat adanya perubahan tata guna lahan dan tata ruang sekitar jalan tol," tuntas Suyitno.

Sebelumnya kabar Tol Cipali terendam banjir viral di media sosial Twitter. Seorang pengguna Tol Cipali, Andhika Prakasa mengunggah kondisi jalan tol yang dirancang sepanjang 116,5 kilometer tersebut yang terendam air melalui akun @andikaPAP.

Menurut Andhika, banjir di Tol Cipali sudah seperti sungai.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X