Kompas.com - 30/12/2019, 06:00 WIB

Sementara untuk menarik kunjungan wisatawan lebih banyak lagi, Wishnutama akan melengkapi infrastruktur Kota Lama ini dengan sejumlah event atau kegiatan pariwisata sebagai "ruh"-nya.

"Memaksimalkan potensi yang ada di Kota Lama, seperti kemampuan kreativitas untuk menjadi kegiatan ekonomi yang dapat mendatangkan kesejahteraan, mulai dari performing art, fotografi, pertunjukan musik, fotografi, kuliner, dan sebagainya," papar Wishnutama.

Karena potensi Semarang tentu berbeda bila dibandingkan dengan daerah lainnya. Jadi, yang ditonjolkan adalah diferensiasi alias pembeda yang dapat menjadi nilai jual daerah tersebut.

"Kami juga akan cipatakan Creative Center dan Creative Hub, Semarang pasti beda. Di situlah fungsi ekonomi creative mencari diferensiasi," imbuh dia.

Penetapan Status Warisan Budaya Dunia

Wali Kota Hendrar Priadi mengungkapkan, Kota Lama Semarang diusulkan masuk daftar warisan budaya dunia (world heritage) UNESCO.

Saat ini, prosesnya sudah masuk dalam tahap dossier atau pengumpulan kelengkapan dokumen untuk selanjutnya menjalani sidang pada 2020.

"Insha Allah, tahun 2021, Kota Lama Semarang ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO," sebut Hendrar.

Revitalisasi Kota Lama Semarang Tahap Pertama menelan biaya sekitar Rp 170 miliar. Sekitar 80 persen dari 116 bangunan cagar budaya telah mengalami revitalisasi. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.