Bendung Gerak Kanal Banjir Barat Tambah Pasokan Air Baku Semarang

Kompas.com - 29/12/2019, 21:19 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau Bendung Gerak Kanal Banjir Barat di Semarang, MinggU (29/12/2019). Hilda B Alexander/Kompas.comMenteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau Bendung Gerak Kanal Banjir Barat di Semarang, MinggU (29/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan Bendung Gerak di Kanal Banjir Barat (KBB) untuk pengendalian banjir Kota Semarang, Jawa Tengah, saat ini telah rampung dan beroperasi.

Bendung tersebut berfungsi sebagai penahan intrusi air laut dan menjaga debit air, serta penggelontoran (flushing) sedimen sungai untuk pengendalian banjir di wilayah barat Kota Semarang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karena menahan intrusi air laut dan sebagai penampungan air (long storage) maka juga menambah pasokan air baku Kota Semarang. Selain untuk pengendalian banjir juga akan menjadi kawasan wisata baru Kota Semarang," kata Menteri Basuki usai meninjau lokasi Bendung Gerak KBB Semarang, Minggu (29/12/2019).

Pada saat musim hujan, bendung ini akan berfungsi menahan aliran air sungai yang masuk KBB dan pada saat elevasi 2,5 meter, kemudian akan dialirkan ke laut.

Baca juga: Menutup 2019, Menteri Basuki Tinjau Empat Proyek Infrastruktur

Sementara saat musim kemarau, bendung sepanjang 155,5 meter tersebut berfungsi sebagai penampungan air atau long storage berkapasitas 700.000 meter kubik.

Bendung KKB yang memiliki 4 span pintu dikerjakan sejak November 2017 lalu oleh kontraktor PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan PT Minarta Kerjasama Operasi (KSO) dengan nilai kontrak Rp 147,24 miliar.

Bangunan ini juga dilengkapi dengan rumah pompa dan rumah jaga untuk operasionalisasi bendung.

Bendung Gerak Kanal Banjir Barat di Semarang memasok bahan baku air 1.050 liter per detik.Hilda B Alexander/Kompas.com Bendung Gerak Kanal Banjir Barat di Semarang memasok bahan baku air 1.050 liter per detik.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana Ruhban Ruzziyatno menambahkan selesainya pembangunan Bendung Gerak KBB selain untuk pengendalian banjir juga menambah pasokan air baku kota Semarang sebesar 1.050 liter per detik.

Menurut dia, tinggi muka air Kanal Banjir Barat dapat dikontrol sehingga bisa dimanfaatkan untuk wisata air maupun arena perlombaan seperti perlombaan perahu naga atau dayung.

Baca juga: Jelang Tutup Tahun, Jokowi Ngebut Resmikan Sejumlah Infrastruktur

"Ditambah lagi terintegrasi dengan pembangunan air mancur menari di Jembatan Sungai KKB (bridge fountain) yang dibangun Pemerintah Kota Semarang,” jelasnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.