Puncak Mudik Nataru Terlewati, Masih 119.000 Kendaraan Belum Tinggalkan Jakarta

Kompas.com - 22/12/2019, 12:22 WIB
Kondisi Gerbang Tol Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, H-5 Jumat (20/12/2019). Dokumentasi Jasa MargaKondisi Gerbang Tol Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, H-5 Jumat (20/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat masih terdapat 119.000 kendaraan yang belum meninggalkan Jakarta, atau 51 persen yang diprediksi akan melintasi GT Cikampek Utama hingga 24 Desember 2019.

Dengan demikian, puncak arus mudik Natal (2019) dan Tahun Baru (2020) atau Nataru di GT Cikampek Utama sudah terlewati, yakni pada H-5 atau Sabtu (21/12/2019) dengan jumlah kendaraan sebanyak 63.014 unit.

"Betul, arus puncak mudik untuk GT Cikampek Utama telah terjadi kemarin, Sabtu, 21 Desember 2019, sesuai dengan prediksi Jasa Marga," kata Corporate Communication Department Head Jasa Marga Faiza Riani menajwab Kompas.com, Minggu (22/12/2019).

Baca juga: H-5 Nataru, Total 180.276 Kendaraan Tinggalkan Ibu Kota

Kendati puncak arus mudik sudah terlewati, namun menurut Faiza, Jasa Marga akan terus mengantisipasi dengan melakukan rekayasa lalu lintas bersama dengan pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan Darat.

Jumlah kendaraan yang melewati GT Cikampek Utama pada puncak arus mudik Sabtu kemarin tercatat meroket 87,83 persen dibandingkan lalu lintas harian (LHR) normal sebanyak 33.000 kendaraan.

Selain itu Jasa Marga juga mencatat lalu lintas tertinggi yang melintasi GT Cikampek Utama adalah pada pukul 10.30-11.30 WIB yang mencapai 3.500 kendaraan.

Dalam periode mudik Natal 2019 selama dua hari kemarin (20-21 Desember 2019), jumlah kendaraan yang telah melintasi GT Cikampek Utama adalah sebesar 49 persen dari total volume lalu lintas yang diprediksi.

Hari ini Minggu (22/12/2019), Jasa Marga memprediksi 46.000 kendaraan akan melintasi GT Cikampek Utama menuju Jalan Tol Trans Jawa. Jumlah ini meningkat 84,65 persen dari LHR normal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.